|
Nasional
Tutut, Hartono dan Wismoyo Dipanggil DPR
Senin, 21 Maret 2005 | 11:38 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hari Senin ini (21/03) memanggil Siti Hardiyanti Rukmana (Tutut), Putri Sulung bekas Presiden Suharto, Jenderal R.Hartono, jenderal Wismoyo Arismunandar dan Rini Soewondo. Keempatnya dipanggil karena dugaan menerima suap sekitar 16,5 juta poundsterling atau Rp 291 miliar dari pembelian 100 tank Scorpions dari Alvis Vehicle Limited seharga 160 juta poundsterling atau sekitar Rp 2,8 triliun.
Dalam transaksi ini, Alvis mengontrak Global Select dan Basque, dua perusahaan yang terkait dengan putri mantan Presiden Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana alias Tutut. Atas jasanya menggolkan penjualan Scorpions, Tutut mendapat komisi 10 persen. Namun, oleh Tutut dana itu masuk ke kantongnya sendiri.
Di hadapan para wakil rakyat di Senayan, hari ini Tutut membantah menerima suap dari Alvis. "Saya tidak dalam posisi apa-apa untuk menerima dana tersebut. saya tidak pernah ditunjuk sebagai konsultan dalam pembelian tank scorpion,"katanya. Rapat dengar pendapat itu akan berakhir pukul 12.00 siang ini.
Ahmad Taufik
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Terdakwa kasus korupsi Pertamina dalam proyek pembangunan kilang minyak exor Balongan, Tabrani Ismail memberikan penjelasan kepada hakim ketua dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, 9 Oktober 2003. [TEMPO/Santirta M; K18A/449/2003; 20031009].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K18A44903_high_thumb.jpg) |
![Kapal Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) berlabuh di pangkalan ALRI Teluk Ratai, Lampung. [TEMPO/ Hidayat SG; 07D/241/1991; 20040721].](/hg/photostock/2005/02/14/s_07D24105_high_thumb.jpg) |
| Tabrani Ismail di PN Jakpus
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|