Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

nasional

Guruh Sangkal Dirinya Menjadi Tameng
Minggu, 20 Maret 2005 | 12:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Guruh Soekarnoputra menyangkal dirinya hanya menjadi tameng bagi para petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang tidak percaya diri. Namun dia tidak menolak kalau dirinya memang dimanfaatkan asal untuk hal yang positif. "Saya selalu menempatkan diri saya bukan sebagai alat yang negatif," ujar Guruh kepada Tempo saat dihubungi melalui telepon, Minggu (20/3)

Sebelumnya di Surabaya, Megawati Soekarnoputri mengecam keras kader partai berlambang kepala banteng yang mendorong adik bungsunya untuk maju dalam pemilihan ketua umum melawan dirinya. Ia menganggap, Guruh hanya dijadikan tameng belaka.

Menurut Guruh, pencalonannya sebagai ketua umum berasal dari aspirasi berbagai kelompok. Sehingga secara logis, ini memungkinkan terciptanya pendapat yang berbeda-beda. " Mungkin ada ada yang murni ingin regenerasi, mungkin juga ada yang bertujuan lain," ujarnya. Namun pada prinsipnya, Guruh siap dan bersedia dicalonkan. Astri Wahyuni

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana pendobrakan pintu gerbang Asrama Haji saat berlangsung Kongres IV PDI di Medan [ TEMPO/ Rully Kesuma; 17D/283/93; 20010614 ]. Suasana pendobrakan pintu gerbang Asrama Haji saat berlangsung Kongres IV PDI di Medan [ TEMPO/ Rully Kesuma; 17D/281/93; 20010614 ].

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Megawati Yakin Tidak Ada Deadlock
Arifin: Apes Jika Megawati Terpilih Lagi Jadi Ketua PDIP
Sejumlah Pendiri PDIP Menolak Calon Tunggal Ketua Umum
Kwik Tak Mau Jadi Pengurus Jika Mega dan Gang of Three Terpilih Lagi
Tokoh Senior PDIP Tetap Tolak Formatur Tunggal
Gerakan Pembaruan Akan Bentuk Kelompok REVISI
Gerakan Pembaruan PDIP Siap Dideklarasikan di Bali
Pendukung Megawati Bubuhkan Cap Jempol Darah
Ali Sugondo: Demokrasi Sudah Mati di PDI Perjuangan
Guruh Sukarno: Saya Maju Demi Demokratisasi
> selengkapnya...


Referensi

Kisah Para Penantang yang Terpental
Guruh Sukarno Putra: Saya Bukan Antek Siapa pun
Menanti Guruh Menantang Mega

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Masyarakat Lebih Akrab dengan Mencoblos
Pemungutan Suara Pemilu 2009 Memakan Waktu Lebih Lama
Soetrisno Bachir Harapkan Gaet Pendukung Gus Dur
Biaya Operasional Pengelolaan Sampah Minim
Departemen Pertanian Dibobol Maling

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data