Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Pollycarpus Bakal Menjadi Tersangka
Jum'at, 18 Maret 2005 | 17:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Mabes Polri kemungkinan akan menjadikan Pollycarpus Budihari Priyanto sebagai
tersangka tewasnya aktivis HAM, Munir. Sumber Tempo di Mabes Polri menjelaskan, Jumat (18/3)
malam ini, Poly resmi ditahan dan surat penetapannya sebagai tersangka sudah ditandatangani
Direktur Keamanan Trans-Nasional Mabes Polri, Brigjen Pol Pranowo Dahlan.

Munir meninggal dalam pesawat Garuda yang sedang menuju bandara Amsterdam, Belanda pada 6
September 2004. Dalam penerbangan dari Jakarta menuju Singapura (untuk transit), pendiri
LSM Kontras ini mendapat tempat duduk kelas bisnis dari Poly, pilot Garuda yang ketika itu
ikut terbang sampai Bandara Changi, Singapura. Hasil otopsi dan penyelidikan polisi
menjelaskan Munir meninggal karena racun arsenik yang diperolehnya dari makanan yang
dimakannya selama penerbangan Jakarta-Singapura.

Ketika informasi ini dikonfirmasi ke Pranowo, ia enggan memberikan klarifikasi. Pranowo
justru balik bertanya siapa sumber berita itu. "Kalau sudah ada kabar penahanan pasti
dikasih tahu, dan kalau sudah ada cukup bukti berarti dia tersangka," kata dia. Tapi ia
mengelak ketika ditanyakan apakah bukti keterlibatan Pollycarpus sebagai tersangka sudah
cukup. Pranowo juga mengelak ketika ditanyakan rencana pemeriksaan terhadap sejumlah
pejabat di Badan Intelejen Negara. "Belum. Dan yang dibilang BIN itu kan bisa orang-
orangnya atau yang pernah bekerja disitu," katanya.

Adapun rencana pemeriksaan terhadap Indra Setiawan, mantan Direktur Utama Garuda, Pranowo
mengatakan, belum ada rencana pemeriksaan lanjutan yang mengarah sebagai tersangka.

Istiqomatul Hayati-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Indra Setiawan (kanan) didampingi Dirut PT Kereta Api Indonesia/KAI, Omar Berto (kiri) menjawab pertanyaan anggota dewan dalam rapat dengar pendapat dengan komisi IV di Gedung MPR/DPR Jakarta, Rabu,  13 November 2002. Pada kesempatan ini dibahas mengenai kesiapan semua angkutan darat, laut dan udara untuk mengantisipasi lebaran/Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru 2003.
[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021223] Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Indra Setiawan pada rapat dengar pendapat dengan komisi IV di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu,  13 November 2002. 
[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021223]
Indra Setiawan dan Omar Berto
Indra Setiawan
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polri Akan Periksa Badan Intelejen Negara
Emirsyah Akan Restrukturisasi Manajemen Keuangan dan Operasional Garuda
Pelantikan Direksi Baru Garuda Dilaksanakan Senin
Usman Hamid : Intelejen Terlibat Pembunuhan Munir
Boeing akan Ekspansi Bisnis ke Indonesia
Saling Protes Pengacara Pollycarpus dan Ketua TPF
Pihak Keluarga Pesimis Kasus Pembunuhan Munir Terungkap
BIN Proses Anggota yang Terlibat Pembunuhan Munir
Kepala BIN Diberondong Pertanyaan di DPR
Hari Ini, Pollycarpus Diperiksa untuk BAP
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Kematian Munir
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti
Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Profil Kapolda Metro Jaya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
Keppres No. 70/2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja Polri

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Imparsial
PT Garuda Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data