Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Polri Akan Periksa Badan Intelejen Negara
Jum'at, 18 Maret 2005 | 15:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Mabes Polri Polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap Badan Intelejen Negara
(BIN). Langkah ini dilakukan, kata Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar, untuk menindaklanjuti
rekomendasi Tim Pencari Fakta (TPF) kasus kematian Munir bahwa penyidik perlu memeriksa BIN. "Apakah hasil
pemeriksaan itu lantas memberi petunjuk, keterangan, atau alat bukti yang bisa dijadikan
proses lebih lanjut sangat tergantung pemeriksaan nanti," kata Da'i usai salat Jumat di
masjid Mabes Polri Jakarta, Jumat (18/3).

Da'i Bachtiar juga menjelaskan perkembangan pemeriksan Pollycarpus, pilot maskapai
penerbangan Garuda yang memberi tempat duduk kepada almarhum Munir. Penyidik sudah
menggunakan berbagai cara, namun keterangan Polly yang disebut-sebut memiliki senjata api
selalu berputar-putar pada hal-hal yang belum bisa menunjukkan perannya dalam kasus Munir.
Dari indikasi ini, polisi menemukan banyak hal yang tidak sesuai dari kesaksian Pollycarpus.

Sebab itu, kata Kapolri, penyidik melakukan pendalaman terus karena ada sesuatu yang
disembunyikan oleh Pollycarpus. "Suatu saat mungkin akan diterapkan adanya keterkaitan yang
bersangkutan, hanya perannya ini yang belum dapat diungkapkan," kata Da'i menjawab
pertanyaan kemungkinan Pollycarpus menjadi tersangka.

Jumat siang ini, penyidik melakukan evaluasi terhadap hasil pemeriksaan Pollycarpus dan akan ]
memutuskan statusnya. Mengenai keterkaitan mantan Dirut Garuda Indra Setiawan dalam kasus
ini apakah mengarah sebagai tersangka, Kapolri menjelaskan pemeriksaan terhadap Indra belum
dilakukan.

Istiqomatul Hayati-Tempo


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Tentara/ pasukan anti huru hara/ PHH Kostrad berjaga-jaga saat protes badan eksekutif mahasiswa/ BEM se Indonesia di depan Istana Negara, Jakarta, 12 Maret 2001.  Foto: Bernard Chaniago/ TEMPO. Massa PDI pro Megawati Soekarnoputri duduk di depan deretan polisi anti huru hara/ PHH saat mimbar bebas di depan kantor PDI Jalan Diponegoro, Jakarta, 1996 [ Dok. TEMPO/ Rully Kesuma; R1A/387/1996; 20010228].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Usman Hamid : Intelejen Terlibat Pembunuhan Munir
Saling Protes Pengacara Pollycarpus dan Ketua TPF
Pihak Keluarga Pesimis Kasus Pembunuhan Munir Terungkap
BIN Proses Anggota yang Terlibat Pembunuhan Munir
Kepala BIN Diberondong Pertanyaan di DPR
Hari Ini, Pollycarpus Diperiksa untuk BAP
Dari Saksi Pollycarpus Jadi Tersangka?
Polisi Akan Panggil Ulang Pollycarpus
Pollycarpus Sakit, Tak Penuhi Panggilan Polisi
Polisi Siap Melayani Pengawalan Khusus Gubernur Sedunia
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Kematian Munir
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti
Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Profil Kapolda Metro Jaya
Keppres No. 70/2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja Polri

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Imparsial


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data