|
Nasional
Pemerintah Minta Semua Pihak Di DPR Tenang
Kamis, 17 Maret 2005 | 23:37 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar semua pihak mencoba untuk menyelesaikan perbedaan pendapat yang muncul dengan cara yang demokratis.
Menurutnya, aksi dorong mendorong di DPR belum segawat seperti parlemen beberapa negara tetangga, seperti misalnya Taiwan. “Pengalaman yang lalu kita jadikan pelajaran untuk menyelesaikan persoalan dengan cara saling menghargai,” katanya dalam jumpa pers di kantor Kepresidenan tadi.
Kalla mengatakan ini menanggapi kekisruhan yang terjadi dalam sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat yang membahas kebijakan pemerintah soal BBM. Meski begitu, ketua umum Partai Golkar ini, membela kepemimpinan Ketua DPR Agung Laksono—yang juga salah satu ketua Golkar-- dalam memimpin sidang itu. “Pak Agung sudah mencoba menjalankan tugasnya dengan sangat sabar,” kata dia.
Menurutnya, mengambil kesimpulan dari banyak opsi yang berkembang dalam sidang itu bukanlah hal yang mudah. Apalagi, lanjut dia, para anggota Dewan juga telah cukup lelah lelah karena melakukan sidang secara terus-menerus. Untuk itu ia menghimbau agar, semua pihak mencoba mencari jalan tengah dari perbedaan yang ada. “Ini masalah komunikasi,” kata dia.
Budi Riza
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Nelayan tradisional Muara Angke sedang mengisi solar ke dalam kapal yang akan dipakai berlayar, Jakarta, 22 Mei 2001. [TEMPO/ Awaluddin R.; 32D/346/2001; 20010621].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010902-122](/hg/photostock/2005/03/10/s_32D34601_high_thumb.jpg) |
![Pembeli solar di pompa bensin/ SPBU 34-0134 Muara Angke, Jakarta, 22 Mei 2001 [TEMPO/ Awaluddin R.;32D/347/2001; 20010621].](/hg/photostock/2005/03/10/s_32D34705_high_thumb.jpg) |
| Nelayan Mengisi BBM Solar ke Kapal
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|