Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Komaruddin Hidayat : Pilkada Perlu Diawasi Serius
Kamis, 17 Maret 2005 | 22:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara langsung merupakan usaha menjadikan rakyat sebagai subyek dari yang sebelumnya sekedar obyek. Namun ada kekawatiran bahwa agenda ini akan terbengkalai. "Tolong ini diawasi serius,"kata Komarudin Hidayat dalam sebuah acara jumpa pers yang diadakan oleh Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).

Perludem adalah lembaga yang didirikan oleh mantan pengurus Panwaslu. Mereka yang tergabung dalam lembaga ini mengaku memberi perhatian serius atas pelaksanaan Pilkada.Menurut Komarudin, DPR agak gagap dengan agenda Pilkada. "DPR sekarang kaget, sehingga gagap dengan tugas berat Pilkada,"katanya.

Komarudin mengharapkan Pilkada ini berlangsung sukses. Menurutnya parameter keberhasilan Pilkada itu ada dua. "Terpilihnya pemimpin yang bersih dan pelaksanaan Pilkada yang fair,"katanya.

Rozy Munir duduk sebagai Dewan Pengarah dalam perkumpulan itu, mengkawatirkan persiapan yang belum matang. "Padahal waktu pelaksanaan Pilkada sudah dekat. Dalam kondisi SOS,"kata Rozy.

Persiapan yang belum matang itu, menurut Rozy, salah satunya terlihat dari banyaknya daerah yang belum membentuk pengawas Pilkada Sehubungan dengan itu, Perludem mengajukan beberapa seruan, antara lain ;
Pertama, menyerukan kepada DPRD untuk segera merekrut dan membentuk Panwas Pilkada. Kedua, meminta kepada Mendagri untuk mengingatkan kepada DPRD agar segera membentuk Panwas Pilkada sebelum Pilkada Juni 2005 sudah memasuki tahapan pendaftaran pemilih dan pendaftaran calon peserta. Ketiga, meminta kepada semua pihak untuk ikut mengontrol proses rekrutmen dan pembentukan Panwas Pilkada.

Harun







Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Yogie SM memperlihatkan cincinnya pada acara pelantikan Gubernur Jawa Barat, R Nuriana di Gedung Merdeka, Bandung, 1993. [TEMPO/ Ida Farida; 16D/319/1993; 20020731]. Gubernur baru NTB Drs H. L. Serinata dan Wakil Gubernur Drs. H.B. Thamrin Rayes mengucapkan sumpah janji saat dilantik  Mendagri Hari Sabarno di DPRD NTB, Senin 1/9/2003. Mereka terpilih untuk periode 2003-2008 mengantikan Gubernur lama Drs. H. Harun Alrsayid dan wakilnya H. Syahdan SH, SP, MBA, MM
[TEMPO/Taufik Subarkah; Digital Image; 20030901]
Yogie SM
Gubernur NTB
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Progo: Jangan Merekayasa Calon Tunggal
Agar Netral Depok Perlu PLT Walikota Baru
Pemilihan Kepala Daerah di Aceh dan Papua Diminta Ditunda
Pemkab Serang Potong Dana Bantuan Desa untuk Biayai Pilkada
BIN Belum Petakan Daerah Rawan Konflik Saat Pilkadal
Calon Bupati dan Wakil dari PDIP Wajib Tandatangani Kontrak Politik
KPK Awasi Langsung Pelaksanaan Pilkada
21 Calon Panwasda Lolos Seleksi Administrasi
KPU DIY Minta Mahkamah Konstitusi Segera Putuskan Judicial Review
Koalisi Kebersamaan Calonkan Prof Usop Sebagai Gubernur Kalteng
> selengkapnya...


Referensi

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2005
PP RI No. 151 Tahun 2000 Tentang Tatacara Pemilihan, Pengesahan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
PP RI No. 109 Tahun 109 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
> selengkapnya...

Website

Komisi Pemilihan Umum
Departemen Dalam Negeri
Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data