Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Jepang Akan Hibahkan Kapal Patroli
Kamis, 17 Maret 2005 | 21:59 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yutaka Iimura menyatakan, negerinya merencanakan untuk membantu pengamanan Selat Malaka. Caranya, dengan menyumbangkan kapal patroli. Tapi karena konstitusi Jepang melarang pemberian bantuan militer kepada negara lain, maka bantuan tersebut tidak diberikan lewat instansi militer.

"Mungkin untuk polisi atau instansi sipil lainnya," kata Duta Besar Iimura dalam jamuan makan siang dengan sejumlah pimpinan redaksi media di Jakarta Rabu lalu. Menurut Iimura, banyaknya kapal serta jenisnya, belum dapat dipastikan karena akan menunggu hasil pengkajian tim teknis yang akan datang ke Jakarta bulan Mei mendatang.

"Bulan April nanti Duta Besar Shirota akan datang ke Jakarta untuk membicarakan soal ini dengan pemerintah Indonesia," kata Iimura. Shirota merupakan utusan khusus Pemerintah Jepang untuk urusan pembajakan dan kontraterorisme.

Menurut Iimura, "rencana bantuan kapal patroli ini sudah direncanakan sebelum peristiwa perompakan di Selat Malaka yang masih terjadi sekarang ini," kata Iimura. Dan kali ini korbannya adalah kapal tongkang berbendera Jepang Kuroshio I.

Atas perompakan ini, Duta Besar Iimura mengaku sudah menghadap Wakil Presiden Jusuf Kalla dan bertemu Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Widodo AS untuk melakukan koordinasi penyelamatan awak kapal. "Saya merasa senang dan puas mendapatkan kerjasama yang baik dari pemerintah Indonesia," katanya.

Bambang Harymurti

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana acara Sidang ke-29 General Border Committee Malaysia - Indonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta 16 November 2000 [Bernard Chaniago/ TEMPO; 31D/356/2000; 2000/12/6]. Presiden Soeharto didampingi Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad di Kuala Lumpur, Malaysia, 1987. [TEMPO/ Ekram Husein Attamimi; 13D/067/1992; 20030131].
Presiden Soeharto
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Rekonstruksi Penembakan TKI Berlangsung Tertutup
Perompak Tugboat Jepang Berciri Kapal Nelayan Malaysia
TNI Identifikasi Kapal Perompak Berasal dari Malaysia
Mahasiswa Indonesia di Malaysia Somasi Duta Besar
Pelajar Mahasiswa Indonesia di Malaysia Somasi Rusdihardjo
Reka Ulang Penembakan TKI di Malaysia Hari Ini
Deplu Bela Dubes Rusdihardjo
Hatta Radjasa : Perkuat Armada dan Patroli di Selat Malaka
Gus Dur Tampung TKI Illegal
Indonesia Bangun 25 Mercusuar
> selengkapnya...


Referensi

Panas Jakarta-Kuala Lumpur
Negara Berpagar Belasan Ribu Pulau
Ladang Minyak yang Diperebutkan Dua Negara
Babak Baru Sengketa Negeri Serumpun
ARMADA
Tumpang tindih lahan minyak
IMBANG?
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Bank Indonesia Dinilai Gagal Kawal Rupiah
Surat Suara Pilwali Kediri Nyaris Mencapai 1 Meter
Soekarwo Dekati PGRI
Tarif PDAM Bojonegoro Naik 50 Persen
PT Sarana Tanggapi Surat Petani Super Toy HL-2

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data