Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Progo: Jangan Merekayasa Calon Tunggal
Kamis, 17 Maret 2005 | 17:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktur Jenderal Otonomi Daerah Departemen Dalam Negeri Progo Nurdjaman tak berharap muncul calon tunggal dalam pemilihan pertama kepala yang jatuh pada Juni. “Apa dari kabupaten tak ada manusia-manusia yang bisa dicalonkan?" katanya setelah Rapat Kerja dengan Dewan Perwakilan Daerah di ruang rapat Panitia Ad Hoc, gedung DPD, Kamis (17/3).

Ia pun mengimbau jangan ada yang merekayasa agar hanya muncul satu calon. Kini publik sedang belajar politik sehingga partai-partai politik harus memberikan pembelajaran.

Rabu (16/3), 11 KPU kabupaten/kota di Jawa Tengah berbondong-bondong mendatangi Departemen Dalam Negeri untuk meminta penjelasan. Mereka menilai, ada sejumlah aturan dalam undang-undang dan Peraturan Pemerintah Nomor 6/2005 tentang pemilihan kepala daerah yang membingungkan. Antara lain soal kemungkinan calon tunggal kepala daerah.

Progo menjelaskan, ada tiga substansi yang akan dikaji dengan Komisi II DPR. Pertama, jumlah pemilih di tiap Tempat Pemungutan Suara, peran Komisi Pemilihan Umum yang dalam Undang-Undang Nomor 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah tak didefinisikan dengan jelas, dan penundaan pemilihan di beberapa daerah.

Dalam undang-undang, menurut dia, disebutkan bahwa maksimal 300 suara untuk tiap TPS. Namun, ada usulan dari DPD agar menjadi 600 suara di tiap TPS.

Mengenai penyelenggara pemilihan, ia menilai aturannya sudah jelas. “Penyelenggaranya tetap KPUD."

Adapun soal penundaan akan dibicarakan dengan Kimisi Independen Pemantau Pemilu dan DPRD. Progo mengatakan, tiga substansi tadi akan diatur dalam peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu)

Rapat dengan Komisi II sekitar pukul 19.00 WIB malam ini juga akan membahas anggaran final pemilihan. Rencananya, anggaran untuk sementara mengambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, kemudian akan dikompensasi dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. "Nanti dana dari APBN masuk ke APBD," ujarnya.

Progo mengaku yakin pandanaan tak akan menggangu jadwal pemilihan. Kepastian itu diperolehnya setelah mendapat informasi dari 236 kabupaten.

l ibnu rusydi - tnr

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Yogie SM memperlihatkan cincinnya pada acara pelantikan Gubernur Jawa Barat, R Nuriana di Gedung Merdeka, Bandung, 1993. [TEMPO/ Ida Farida; 16D/319/1993; 20020731]. Gubernur baru NTB Drs H. L. Serinata dan Wakil Gubernur Drs. H.B. Thamrin Rayes mengucapkan sumpah janji saat dilantik  Mendagri Hari Sabarno di DPRD NTB, Senin 1/9/2003. Mereka terpilih untuk periode 2003-2008 mengantikan Gubernur lama Drs. H. Harun Alrsayid dan wakilnya H. Syahdan SH, SP, MBA, MM
[TEMPO/Taufik Subarkah; Digital Image; 20030901]
Yogie SM
Gubernur NTB
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Agar Netral Depok Perlu PLT Walikota Baru
Pemilihan Kepala Daerah di Aceh dan Papua Diminta Ditunda
Pemkab Serang Potong Dana Bantuan Desa untuk Biayai Pilkada
BIN Belum Petakan Daerah Rawan Konflik Saat Pilkadal
Calon Bupati dan Wakil dari PDIP Wajib Tandatangani Kontrak Politik
KPK Awasi Langsung Pelaksanaan Pilkada
21 Calon Panwasda Lolos Seleksi Administrasi
KPU DIY Minta Mahkamah Konstitusi Segera Putuskan Judicial Review
Koalisi Kebersamaan Calonkan Prof Usop Sebagai Gubernur Kalteng
Besok, Kepastian Dana Pemilihan Kepala Daerah Diumumkan.
> selengkapnya...


Referensi

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2005
Keppres RI No. 10 Tahun 2001 Tentang Pelaksanaan Otonomi Daerah Di Bidang Pertanahan
UU RI No.25 Thn.1999 Tentang Pertimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah
> selengkapnya...

Website

Komisi Pemilihan Umum
Departemen Dalam Negeri
Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data