Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

TNI Identifikasi Kapal Perompak Berasal dari Malaysia
Rabu, 16 Maret 2005 | 23:28 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto mengatakan, TNI
mengidentifikasi bahwa kapal yang melakukan perompakan di Selat Malaka berasal dari Malaysia. "Belum secara pasti identitasnya, tapi kapalnya, untuk sementara ini, diketahui memang kapal yang datang dari malaysia,
tapi belum tentu warga negaranya," kata Sutarto, yang ditemui di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (16/3) malam.

Menurut Sutarto, dengan identifikasi ini, belum bisa dipastikan kewarganegaraan pelaku perompakan. "Tapi dari laporan Angkatan Laut tadi pagi, terdeteksi itu kapal datang dari Malaysia," kata Sutarto, saat
ditanya kapal yang melakukan perompakan terhadap kapal Idaten, milik Jepang, saat menarik kapal tongkang Kuroshio I di Selat Malaka.

Sutarto mengatakan, selama ini pengamanan di Selat Malaka dilakukan tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia dan Singapura. Untuk pengamanannya, ketiga negara melakukan patroli bersama di kawasan itu. "Barangkali karena
kasus Ambalat, dia (perompak) mencoba mengambil manfaat dari itu," kata Sutarto.

Karena dengan adanya patroli bersama yang selama dilakukan oleh ketiga negara, kata Sutarto, kasus kriminal seperti peromopakan di kawasan tersebut sudah jauh menurun. Tapi tiba-tiba muncul dua kasus dalam waktu
berdekatan, bersamaan dengan kasus Ambalat.

"Saya sudah mencoba berkomunikasi untuk membedakan antara kasus Ambalat dengan Malaka. Ambalat biarkan masalah Ambalat, Malaka dilanjutkan sesuai dengan kesepakatan melakukan patroli terkoordinasi bersama sudah dilakukan
oleh AL dengan saling memberi informasi melawan perompak," kata Sutarto, sembari menambahkan, "Yang kita inginkan agar pengamanan Selat Malaka jangan dikaitkan dengan Ambalat, tapi tetap seperti kesepakatan."

Saat ditanya soal tawaran bantuan Jepang untuk ikut mengamankan kawasan itu, kata Sutarto, bantuan fisik seperti itu harus dengan kesepakatan ketiga negara. "Itu yang belum saya ketahui, sampai sejauh mana Pemerintah Jepang menawarkan bantuan. Apa kapal mereka dibawa ke sini atau dalam hal lain," tambahnya.

Abdul Manan - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Anggota ABRI/ tentara sedang berbaris di lapangan parkir timur Senayan, Jakarta, 1996 [TEMPO/ Bodi CH; R1A/335/1996; 20010321]. Tentara Kodam Jaya saat latihan dengan perahu karet di Pantai Tangerang. [TEMPO/  Rini PWI; 32D/033/2001; 20010207].
Tentara Kodam Jaya
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menkeu : Belum Ada Pengajuan Anggaran dari TNI
Panglima TNI Harapkan Penyelesaian Diplomasi
Mau ke Amerika Serikat Menhan Minta Bekal
Revisi Anggaran Pembelian C-130 Sudah di Bappenas
Pertemuan Tertutup Menhan dan Pimpinan TNI
Kapuspen TNI: IMET Hanya Sebagai Komparasi
Menhan: 9 Perwiran Akan Ikut Diklat di Amerika Serikat
Panglima TNI: TNI Lebih Pilih Beli Suku Cadang Ketimbang Herkules Bekas
120 Mantan Prajurit Cadangan Tuntut Uang Pesangon
Panglima TNI: Saya Tidak Mau Mendikte Presiden
> selengkapnya...


Referensi

Sejarah TNI AU
Kekuatan TNI AL
Spesifikasi F-16
Profil Endriartono Sutarto
Kepres RI No. 28 Thn.2003 Tentang Pernyataan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
UU RI nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara

Website

TNI
TNI Angkatan Darat
TNI Angkatan Udara
TNI Angkatan Laut
Departemen Pertahanan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data