Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Agung Laksono Bertele-tele Sidang Ricuh Lagi
Rabu, 16 Maret 2005 | 18:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sidang paripurna akan melanjutkan pembahasan yang belum selesai, yakni menentukan pilihan antara opsi melanjutkan pembahasan kebijakan kenaikan BBM dalam komisi gabungan VII, XI dan panitia anggaran, atau persetujuan adanya pernyataan sikap dewan untuk menolak atau menerima kebijakan kenaikan BBM. "Tadi belum ada pengambilan keputusan sehingga akan dilanjutkan dengan pemebahasan terhadap pilihan-pilihan dari rapat konsultasi,"ujar Ketua DPR, Agung Laksono, Rabu (16/3).

Agung menyatakan, sidang akan dilanjutkan pada pukul 19.00 WIB. Sidang sebelumnya diskors karena sidang paripurna mengalami kericuhan. Menurut Agung, dalam kericuhan tadi, terdapat upaya-upaya untuk memukul dirinya. “Ada upaya-upaya untuk memukul, tetapi saya tidak kena. Ini sesuatu yang tidak pada tempatnya,” ujarnya.

Dikatakan Agung, kericuhan dalam sidang DPR akan ditindaklanjuti dalam pembahasan tata tertib di badan kehormatan. “Sebagai upaya untuk mendewasakan,” katanya.

Sementara itu, Zainal Ma'arif melontarkan pernyataan yang berbeda dengan Agung. Dia menyatakan sidang akan dilanjutkan dengan voting menentukan sikap dewan dalam menerima atau menolak kebijakan kenaikan BBM. "Opsi diambil karena suasana rapat panas dan tidak kondusif," ujarnya. Menurutnya, voting akan langsung dilaksanakan tanpa perlu ada konsultasi dari para pimpinan fraksi.

Puluhan anggota dewan menggerumuni meja pimpinan sidang setelah palu diketuk untuk memutuskan dilakukannya voting, apakah akan voting (opsi B) atau menyerahkan sikap pada Alat Kelengkapan Sidang (opsi A) yaitu Komisi VII, Komisi IX dan panitia anggaran. Rusuh itu berlangsung selama 10 menit hingga Agung Laksono menskors sidang pada 16.35 WIB.

Sejak dimulai pada 15.30 WIB, sidang hanya berputar-putar pada masalah memilih opsi A atau opsi B. "Kita seperti orang beronani," kata Permadi dari Fraksi PDIP mengkhawatirkan sidang akan berulang-ulang di konsultasi pimpinan fraksi dan sidang paripurna.

Menurut Yoseph Umar Hadi dari Fraksi PDIP, "Opsi A sudah tidak bisa diambil karena pemerintah telah menaikan BBM secara sepihak maka yang tinggal hanya opsi B, menerima atau menolak kenaikan BBM."

Beberapa fraksi antara lain Fraksi Kebangkitan Bangsa, Fraksi Amanat Nasional dan Golkar mengadakan rapat terpisah. Ketua FKB Ali Masykur Musa mengatakan, "Karena situasi belum tentu ada keputusan maka pembicaraan tentang pilihan opsi akan dibicara ulang," katanya.

Ali mengharapkan pimpinan sidang arif merumuskan opsi. Sidang paripurna sendiri akan dilanjutkan pada pukul 19.00 WIB malam ini.

Yuliawati/Ibnu Rusydi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Nelayan tradisional Muara Angke sedang mengisi solar ke dalam kapal yang akan dipakai berlayar, Jakarta, 22 Mei 2001. [TEMPO/ Awaluddin R.; 32D/346/2001; 20010621].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010902-122 Pembeli solar di pompa bensin/ SPBU 34-0134 Muara Angke, Jakarta, 22 Mei 2001 [TEMPO/ Awaluddin R.;32D/347/2001; 20010621].
Nelayan Mengisi BBM Solar ke Kapal
Pompa Bensin Muara Angke
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Minyak Tanah Langka di Yogyakarta
Guruh : Pimpinan PDI Perjuangan Harus Dialihgenerasikan
Jawa Tengah Dukung Alwi dan Saifullah Gugat PKB
Sidang DPR Ricuh
PDIP Akan Hukum Anggotanya yang Setuju Kenaikan BBM
Fraksi PDIP Mengancam Beri Mosi Tak Percaya kepada Ketua DPR
Kepala BIN Diberondong Pertanyaan di DPR
PPP Tetap Menolak BBM Naik
Rapat Paripurna BBM Dilanjutkan Siang Ini
Sidang Paripurna DPR Tidak Hasilkan Keputusan
> selengkapnya...


Referensi

Pembahasan Penonaktifan Akbar Tanjung di DPR
Sekondan yang Menantang Akbar
AWAS Bersaing Rebut Golkar ? 01
UU Nomor 4 tahun 1999 tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR dan DPRD
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Keputusan Gubernur DKI No. 1219/2003 tentang Pembentukan Tim Koordinasi UPMP-BBMT

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina
Sekretariat Jenderal DPR RI
Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data