Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Kepala BIN Diberondong Pertanyaan di DPR
Rabu, 16 Maret 2005 | 12:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Syamsir Siregar, diberondong berbagai pertanyaan dalam Rapat tertutup dengar pendapat dengan Komisi I DPR di Senayan, hari ini Rabu (16/3). Menurut Yoris Raweyai, anggota DPR Komisi I dari Fraksi Golkar yang sempat keluar ruangan untuk menjawab telepon dan membuka-buka SMS, para anggota dewan melempar banyak pertanyaan kepada BIN. "Belum dijawab kecuali pernyataan tertulis yang bersifat normatif,"kata Yoris.

Rapat ini tertutup bahkan mereka yang ada di dalam ruang rapat Komisi I tidak dapat melakukan komunikasi keluar.
Menurut Yoris, beberapa pertanyaan yang disampaikan kepada kepala BIN, yaitu masalah angggaran, masalah keterlibatan anggota BIN dalam peredaran uang palsu, klarifikasi keterlibatan BIN dalam kasus Munir, perkiraan tentang pilkada terutama di daerah-daerah rawan konflik seperti Papua, Poso, dan Aceh, serta masalah Ambalat dan counter intelijen BIN terhadap Malaysia menyangkut masalah diskriminasi TKI.

Agus Supriyanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Sidang paripurna DPR membahas Memorandum II untuk Presiden Abdurrahman Wahid dengan fraksi PDI Perjuangan mengikuti sidang di Gedung MPR/ DPR, Jakarta, 30 April 2001. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20010515].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010916-004, 20021013-048 Sidang paripurna DPR membahas Memorandum II untuk Presiden Abdurrahman Wahid dengan anggota dewan yang melakukan interupsi di Gedung MPR/ DPR, Jakarta, 30 April 2001. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20010515].
Sidang Paripurna Pembahasan Memorandum II
Sidang Paripurna Pembahasan Memorandum II
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PPP Tetap Menolak BBM Naik
Sidang Paripurna DPR Tidak Hasilkan Keputusan
5 Anggota DPR Ajukan Judicial Review Kenaikan BBM
Hari Ini, Pollycarpus Diperiksa untuk BAP
Wapres : Kebijakan Naik Juga Diambil Dua Presiden Sebelumnya
Pertemuan Presiden-DPR, Fraksi PDI-P Walk Out
Dari Saksi Pollycarpus Jadi Tersangka?
Pengadilan Cirebon Hukum Anggota DPR Satu Bulan
Agar Asap Dapur Tetap Mengepul
Mengintip Isi Dompet Wakil Rakyat di Senayan
> selengkapnya...


Referensi

Pembahasan Penonaktifan Akbar Tanjung di DPR
Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
UU RI No. 16 Thn. 2003 tentang Penanganan Bom Bali
Kepres RI No. 22 Thn.2003 Tentang Pendirian Sekolah Tinggi Sandi Negara
> selengkapnya...

Website

Kejaksaan RI
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Bank Indonesia
Imparsial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data