Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Dugaan Korupsi di Dephan Dilaporkan BPK ke DPR
Selasa, 15 Maret 2005 | 20:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Anwar Nasution melaporkan temuan pemeriksaannya menyangkut unsur pidana korupsi, dalam sidang paripurna DPR di Senayan, Jakarta, Selasa (15/3). Kasus tersebut adalah mengenai pengadaan helikopter MI-17-IV dengan fasilitas Kredit Ekspor (KE) di Departemen Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia-Angkaran Darat yang bernilai US$ 3,24 juta. Serta kasus inventarisasi Kekayaan Negara Tahun Anggaran 2003 di Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata senilai Rp 1 miliar.

Dari banyak kasus yang saat ini diperiksa, baru dua kasus ini yang dilaporkan secara resmi kepada Jaksa Agung RI. Menurut Anwar, kasus itu ditemukan BPK dalam pemeriksaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah tahun anggaran 2003, dan perhitungan anggaran negara tahun anggaran 2003.

Pemeriksaan dilakukan terhadap 586 buah entitas, 55 laporan realisasi anggaran departemen/lembaga, dan 24 buah inventarisasi kekayaan negara. Jumlah seluruh pemeriksaan senilai Rp 282,89 triliun, atau 64,84% dari realisasi anggaran dan atau nilai aset yang diperiksa sebesar Rp 436,24 triliun.

Dalam teks pidato Ketua BPK, tercatat 914 buah temuan yang berindikasi kerugian negara senilai Rp 933,27 miliar, 321 temuan yang merupakan kekurangan penerimaan negara sebesar Rp 885,26 miliar, dan sebanyak 893 buah temuan merupakan temuan ketidakhematan, ketidak efisienan dan ketidak efektifan dengan nilai Rp 5,33 triliun.

Soal tindak lanjut dari temuan-temuan penyelewengan tersebut, akan diserahkan Anwar kepada penegak hukum dan DPR. "Itu bukan kewenangan Kami," katanya. Sedangkan untuk audit dana pemilu, BPK masih dalam tahap penyelesaian. Mengenai adanya penyelewengan dana pemilu sebesar Rp. 90 miliar, Anwar tak mau menanggapinya.

Diani

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Terdakwa kasus korupsi Pertamina dalam proyek pembangunan kilang minyak exor Balongan, Tabrani Ismail memberikan penjelasan kepada hakim ketua dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, 9 Oktober 2003. [TEMPO/Santirta M; K18A/449/2003; 20031009]. Kapal Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) berlabuh di pangkalan ALRI Teluk Ratai, Lampung. [TEMPO/ Hidayat SG; 07D/241/1991; 20040721].
Tabrani Ismail di PN Jakpus
Kapal ALRI
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Solo Kembali Perpanjang Masa Penahanan Mantan Pimpinan DPRD
Gubernur NTT Ijinkan Polisi Periksa DPRD
Pemerintah Tak Terpengaruh Rencana Malaysia Menambah Persenjataan
Juwono Jelaskan Posisi TNI ke Kongres AS
Industri Strategis Jangan Tergantung Pemerintah
Menkeu : Belum Ada Pengajuan Anggaran dari TNI
Panglima TNI Harapkan Penyelesaian Diplomasi
Korupsi di Suku Dinas Pertamanan Segera Diadili
Mau ke Amerika Serikat Menhan Minta Bekal
Pertemuan Tertutup Menhan dan Pimpinan TNI
> selengkapnya...


Referensi

Sejarah TNI AU
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Kekuatan TNI AL
Desentralisasi Korupsi Melalui Otonomi Daerah
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
PP RI No. 109 Tahun 109 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
ARMADA
Tumpang tindih lahan minyak
IMBANG?
> selengkapnya...

Website

Kejaksaan RI
TNI Angkatan Darat
Departemen Pertahanan
Komisi Ombudsman Nasional
Pendapat tentang Pemberantasan Korupsi
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data