|
Nasional
Rekonstruksi Penembakan Empat TKI Dilakukan Hari Ini
Senin, 14 Maret 2005 | 18:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Dirjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri, I Gusti Made Arka menjelaskan, Kepolisian Diraja Malaysia melaksanakan rekonstruksi penembakan tenaga kerja Indonesia, hari ini, Senin (14/3).
Ditemui saat rehat rapat Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri dengan Komisi IX DPR RI, I Made Arka menjelaskan, sebaiknya pemerintah Malaysia harus jujur, apa yang sebenarnya terjadi. "Apakah benar para korban itu ditembak satpam pusat atau polisi, dan sejauh apa pemerintah Malaysia mengawasi penggunaan senjata oleh aparatnya selama ini?" ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan, penembakan TKI di Malaysia diselesaikan sesuai proses hak hukum yang berlaku di Malaysia. Jusuf Kalla juga menegaskan kasus ini ditangani dan diselidiki secara hukum oleh Kedutaan Besar RI di Malaysia. Hampir senada, I Made menambahkan, apabila dinyatakan bersalah, Pemerintah Indonesia akan menghormati hasil dari proses hukum yang berlaku di Negara Malaysia.
Empat TKI yang menjadi korban penembakan semuanya berasal dari Flores, yaitu Reni Guis (tertembak di lutut), Petrus Haley (tertembak di paha), Guspar Hasan (tertembak di pinggang), dan Markus Taji (tertembak di bahu kanan).
Dalam rekonstruksi, pemerintah Indonesia telah mendampingi para korban penembakan. "Sejak awal investigasi, pemerintah Indonesia akan terus melakukan pendampingan, sehingga diharapkan, hasil investigasi oleh pemerintah Malaysia dilakukan secara terbuka, adil, dan jujur," jelasnya.
Pemerintah Malaysia memang sedang gencar-gencarnya menjalankan opearsi Tegas, yaitu menangkapi buruh migran ilegal. Pihak Malaysia telah berjanji memberikan perhatian pada dua hal, yaitu tidak akan memperlakukan TKI dengan kasar dan mengedepankan prinsip-prinsip hak dasar.
Utomo Tri Rahasto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|