Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Pramono Minta Penentuan Formatur Tunggal dan Hak Prerogatif Ketua Diserahkan kepada Kongres
Sabtu, 12 Maret 2005 | 17:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Pramono Anung Wibowo mengatakan, formatur tunggal dan hak prerogatif ketua umum biarlah diputuskan oleh peserta kongres. "Ini menjadi kewenangan kongres,” katanya ketika dihubungi, Sabtu (12/3).

Sebelumnya, pendiri PDIP Abdul Madjid mengatakan bahwa partainya harus menegakkan demokrasi. Jika Kongres II di Bali, 28 Maret – 3 April, ingin dianggap sukses ketua umum harus dipilih langsung, tak boleh ada formatur tunggal, dan hak prerogatif ketua umum harus dihapus.

Pramono kembali menyatakan agar semuanya diserahkan kepada kongres ketika ditanya soal “ancaman” Kwik Kian Gie. Kwik, Ketua PDIP yang juga Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat PDIP itu mengatakan tak akan mau menjadi pengurus lagi jika Megawati Soekarnoputri dan Gang of Three kembali memimpin partainya.

Kwik menyebut Pramono salah seorang dari Gang of Three, selain Sekretaris Jenderal PDIP Sutjipto dan Ketua PDIP Gunawan Wirosarojo. Menurut Kwik, Gang of Three inilah yang memulai kerusakan di PDIP. “Gang of Three inilah yang memulai kerusakan di PDIP,” ujarnya. ami afriatni - tnr

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Cap jempol darah dan tanda tangan sebagai bentuk dukungan terhadap Megawati oleh pendukung Megawati di jl. Agus Salim, Jakarta tahun 1999 [Tempo/ Rini PWI; 29d/377/99; 2000/05/16]. Pawai kampanye pendukung PDI Perjuangan dengan mobil dan bendera koalisi PDI P, PAN, PPP di sekitar Pancoran , Jakarta tahun 1999  [Tempo/ Rully Kesuma; 27d/155/99; 2000/05/16].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kwik Tak Mau Jadi Pengurus Jika Mega dan Gang of Three Terpilih Lagi
Tokoh Senior PDIP Tetap Tolak Formatur Tunggal
Parpol Setor Nama Calon Wali Kota Surabaya
Calon Bupati Biayai Konvensi PDIP Sukoharjo Rp 37 Juta
Dukungan untuk Mega Tak Perlu Cap Jempol Darah
Biaya Pendaftaran Bakal Calon Walikota dan Wakil untuk PDIP, Rp 10 Juta
Pendukung Megawati Bubuhkan Cap Jempol Darah
Ali Sugondo: Demokrasi Sudah Mati di PDI Perjuangan
Guruh Sukarno: Saya Maju Demi Demokratisasi
PDIP DIY Pasang Mantan Bupati untuk Pilkada
> selengkapnya...


Referensi

Kisah Para Penantang yang Terpental
Guruh Sukarno Putra: Saya Bukan Antek Siapa pun
Menanti Guruh Menantang Mega

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Jangan Gula Sembarang Gula
Tiga Pekerja Indonesia Disiksa di Irak
Si Centil Amanda Seyfried
Liga Primer=Permainan Orang Kaya Dunia
Rencana Madonna Adopsi Anak Terancam Gagal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data