Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Kwik Tak Mau Jadi Pengurus Jika Mega dan Gang of Three Terpilih Lagi
Sabtu, 12 Maret 2005 | 15:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua PDI Perjuangan Kwik Kian Gie mengancam tak mau menjadi pengurus lagi jika Megawati Soekarnoputri dan Gang of Three terpilih lagi dalam Kongres II PDIP di Bali, 28 Maret – 3 April. "Saya tetap jadi anggota tapi tidak akan aktif di pengurusan dan litbang ( badan penelitian dan pengembangan)," katanya dalam konferensi pers pendiri PDIP di Gedung Litbang PDIP, Jakarta, Sabtu (12/03).

Kwik berjanji, ia akan memantau partainya dari luar dan akan berusaha mengambil alih kepemimpinan jika ada kesempatan. Menurut Ketua Badan Penelitian dan Pengambangan Pusat PDIP ini, jika Gang of Three dan Mega tetap menjadi orang penting di partainya berarti kongres tak berjalan dengan benar dan tak demokratis. Kinerja partai pun tak akan berbeda dengan lima tahun lalu. “Gang of Three inilah yang memulai kerusakan di PDIP.”

Mega akan mencalonkan lagi sebagai ketua umum untuk periode mendatang. Adapun Gang of Three adalah tiga tokoh PDIP yang dianggap biang kehancuran partai. Mereka adalah, Sutjipto (sekretaris jenderal), Pramono Anung Wibowo (wakil sekretaris jenderal), dan Gunawan Wirosarojo (ketua).

tri susanti --tnr

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Cap jempol darah dan tanda tangan sebagai bentuk dukungan terhadap Megawati oleh pendukung Megawati di jl. Agus Salim, Jakarta tahun 1999 [Tempo/ Rini PWI; 29d/377/99; 2000/05/16]. Pawai kampanye pendukung PDI Perjuangan dengan mobil dan bendera koalisi PDI P, PAN, PPP di sekitar Pancoran , Jakarta tahun 1999  [Tempo/ Rully Kesuma; 27d/155/99; 2000/05/16].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tokoh Senior PDIP Tetap Tolak Formatur Tunggal
Parpol Setor Nama Calon Wali Kota Surabaya
Calon Bupati Biayai Konvensi PDIP Sukoharjo Rp 37 Juta
Gerakan Pembaruan Akan Bentuk Kelompok REVISI
Gerakan Pembaruan PDIP Siap Dideklarasikan di Bali
Dukungan untuk Mega Tak Perlu Cap Jempol Darah
Biaya Pendaftaran Bakal Calon Walikota dan Wakil untuk PDIP, Rp 10 Juta
Pendukung Megawati Bubuhkan Cap Jempol Darah
Ali Sugondo: Demokrasi Sudah Mati di PDI Perjuangan
Guruh Sukarno: Saya Maju Demi Demokratisasi
> selengkapnya...


Referensi

Kisah Para Penantang yang Terpental
Guruh Sukarno Putra: Saya Bukan Antek Siapa pun
Menanti Guruh Menantang Mega

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data