|
Nasional
Karena Nyepi, Wartawan Dilarang Liput Istana
Jum'at, 11 Maret 2005 | 22:35 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Wartawan tidak diperkenankan meliput di Istana Kepresidemnan, Jumat (11/3) ini.
Menurut salah seorang staf kepresidenan, kebijakan ini dilakukan karena Presiden Yudhoyono
ingin menghormati hari raya Nyepi. Dua orang wartawan media elektronik, RCTI dan ANTV, yang
datang sekitar pukul 16.30 WIB langsung tidak diperkenankan masuk untuk melakukan kegitan
liputan seperti hari biasa.
Menurut Mutia Aryanti, dia dan juru kameranya diminta untuk tidak meliput hari ini.
"Katanya sih sejak tadi pagi sudah diberitahukan kepada wartawan," ujar Mutia kepada
wartawan lainnya.
Alasan itu sendiri menurut beberapa wartawan istana tidak masuk akal karena presiden
punya kegiatan menerima beberapa orang tamu termasuk Mentri Luar Negri Malaysia dan Indonesia
pagi, sekitar pukul 08.30. Sementara pukul 10.00 WIB, Presiden menerima Gita Wiryawan,
dilanjutkan dengan Itong Witono, Chapman Tailor dan Hamzah Haz. Presiden malam ini
mengadakan rapat internal dengan beberapa orang menteri sebagai persiapan menjelang rapat
konsultasi dengan DPR, Senin depan, mengenai rencana dana konpensasi BBM.
Ketika dikonfirmasi kepada Kepala BIro pers dan Media Istana Kepresidenan Gari Baldi,
belum mengetahui tentang kebijakan itu. "Wah saya tidak tau tuh, nanti saya cek dulu," ujarnya
kepada Tempo.
Yophiandi-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|