|
Nasional
Relawan Asing Masih Dibutuhkan di Aceh
Kamis, 10 Maret 2005 | 21:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tim Pengawas Penanggulangan Bencana Alam di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara DPR RI, meminta pemerintah mempertimbangkan keberadaan relawan asing untuk berada di tanah air lebih lama. Karena, keberadaan relawan asing masih sangat diperlukan dalam upaya rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh dan Sumut pasca bencana tsunami."Kami meminta pemerintah tidak terlalu ketat memulangkan relawan asing. Terutama relawan yang niat bertahan untuk jangka panjang dan menengah. Terutama dalam memberikan pelayanan medis, infrastruktur, yang memiliki kemampuan khusus,"kata Muhaimin Iskandar, Ketua Tim Pengawas Penanggulangan Bencana Alam Aceh Darussalam dan Sumut DPR RI, di Gedung MPR/DPR, Jakarta (10/3).
Menurut Muhaimin, kalau perlu pemerintah merayu agar relawan asing tetap bertahan di tanah air. "Namun perlu diinventarisir, terutama relawan yang memang bertujuan memberikan pelayanan dalam jangka panjang dan menengah,"katanya.
Dalam menginventarisir relawan, pemerintah dapat meminta bantuan Palang Merah Indonesia (PMI) ataupun lembaga masyarakat yang memiliki informasi baik. Menurut anggota tim, Ahmad Farhan, ada laporan dari masyarakat, dengan pemulangan relawan asing, pelayanan menjadi turun drastis. Dengan adanya pemulangan relawan asing, bantuan pelayanan mengalami kekurangan tenaga dan kemampuan.
PMI, yang menghadiri pertemuan dengan tim, juga mengemukakan agar pemerintah realistis melihat kemampuan dalam mengatasi pelayanan kepada masyarakat pasca bencana. Menurut Marie Muhammad, Ketua PMI, tanpa adanya relawan asing, bantuan pelayanan masyarakat menjadi sangat terbatas. "Kebijakan tetap pada pemerintah, tetapi kemampuan yang dimiliki sangat terbatas, kita realistis saja,"ujar Marie.
Menurutnya, diperlukan seleksi terhadap lembaga non pemerintah asing (Non Govermental Organization) yang berada di Aceh. "Harus dipilah, mana yang punya track record baik, dan punya komitmen jangka panjang,"katanya.
Menurut Marie saat ini relawan PMI yang masih bertugas di Aceh berjumlah 557 orang. Sebelumnya, dalam operasi kemanusiaan, PMI berhasil memobilisir 1.763 relawan dari seluruh propinsi Indonesia, 88 orang dari relawan instansi swasta dan 200 relawan asingdari Perhimpunan Palang Merah negara tetangga.
Yuliawati
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|