Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Tersangka Kasus Illegal Logging Papua Bertambah
Kamis, 10 Maret 2005 | 16:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jayapura:Polisi daerah Papua, terus menyidik kasus penebangan liar atau illegal logging. Selain Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua, Marthen Kayo, Direktur PT. Wapoga Mutiara Timber (WMT), Tan Eng Kwee bersama sejumlah manajernya juga dipanggil penyidik Polda Papua.

Tan didampingi pengacaranya John Richard, sedangkan sejumlah manajer yang ikut dipanggil; Manajer Kamp, Agustinus Yumilena, Manager Personalia dan Administrasi Edison Misah, serta Kepala Cabang Jayapura, Musriadi, HP.

Menurut Agustinus Yumilena, pihaknya sangat terbuka terkait pemeriksaan yang dilakukan aparat kepolisian. Bahkan terhitung sejak stok opname terhadap bahan kayu bagi perusahaannya, sudah tiga kali dilakukan pemeriksaan, dari Dinas Kehutanan Kabupaten Jayapura, Tim Polda Papua, Dinas Kehutanan Provinsi Papua, serta tim kecil dari Mabes Polri. "Mereka sudah masuk dan melakukan penyegelan terhadap kayu dan peralatan kami,"
katanya.

Akibat kebijakan stok opname berpengaruh terhadap aktifitas perusahaannya. Terutama terhadap nasib ribuan
karyawan yang kini terancam dirumahkan karena tak ada
lagi kegiatan, baik penebangan maupun pengolahan kayu.
"Pabrik kami di Biak ada sekitar 5000 pekerja yang
saat ini mondok. Sedangkan di kamp sendiri ada sekitar
400 orang, bahkan beberapa hari lalu ada 50 pegawai
sudah mengundurkan diri karena tak ada pendapatan,"katanya.

Sejak stok opname tersebut, Agustinus mengaku jika
sisa kayu milik PT. WMT yang ada tercatat hanya
tinggal 37.000 M3. Jumlah ini terdiri dari jenis kayu
keras yang tahan lama (70 persen) dan kayu campuran
sekitar 30 persen. "Hanya saja, untuk kayu campuran
ini jika tidak cepat diolah akan mudah rusak,"
ujarnya.


Sementara itu, kuasa hukum Direktur PT. WMT, Tan Eng
Kwe, Jhon Richard menyatakan, pihaknya belum
tahu pasti apakah kliennya akan ditahan atau tidak.
"Yang jelas kami masih menunggu. Tapi kalau toh
ditahan saya selaku kuasa hukumnya akan mlakukan upaya
hukum dengan mengajukan penangguhan maupun bentuk
penahanan lain,"katanya.

Cunding Levi



Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Kayu gelondongan selundupan eks MV. Kum Jin Gang yang ada di Basis TNI-AL, Surabaya, Jawa Timur. [Citrawijaya Lim; 20040331].
Kayu Gelondongan

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dua Oknum Dinas Perhutanan Jadi Tersangka Penebangan Liar
Ijin Sejumlah Pengusaha Pemegang HPH Dicabut
Menhut: Seorang Cukong Besar Ditangkap
Operasi Terpadu Memburu Pelaku Illegal Logging Segera Dimulai
Satu Polisi Hutan Mengawasi 12 Ribu Hektar Hutan
Inpres Illegal Logging Akan Segera Terbit
Departemen Kehutanan Kaji Ulang Jatah Produksi Tebangan
Banjir Rendam Ratusan Hektare Sawah di Tanggamus
Aparat Kehutanan Jambi Akui Sulit Jaring Cukong Kayu
Masyarakat Papua Tuntut Pengelolaan Hutan Satu Atap
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No.30 Thn.2003 Tentang Perusahaan Umum Kehutanan Negara (Perum Perhutani)
PP RI No. 53 Tahun 1999 Tentang Perusahaan Umum Kehutanan Negara (Perum Perhutani)
PP RI No. 27 Tahun 1999 Tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup
> selengkapnya...

Website

Illegal Logging Response Center
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Kehutanan
Berita Bumi
Situs Forest Watch Indonesia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data