|
NASIONAL
IWF Ajukan Memo Soal Sampah ke DPR
Kamis, 10 Maret 2005 | 15:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Indonesian Waste Forum (IWF) akan memberikan memorandum kepada Ketua DPR Agung Laksono terkait pengelolaan sampah nasional. Selain sebagai pernyataan sikap, memorandum ini juga dilengkapi dengan usulan konsep dasar kebijakan sistem pengelolaan persampahan nasional.
“Sampai sekarang masalah sampah tak pernah menjadi prioritas pemerintah,” kata Sri Babesari, Ketua Dewan Pengarah IWF, di BPPT, Jakarta, Kamis (10/3). Hal inilah, kata dia, yang menjadi dasar pengiriman memorandum itu.
Sri mengatakan, sampai saat ini kebersihan belum dianggap sama pentingnya dengan keamanan, transportasi, listrik, dan fasilitas dasar lainnya yang menjadi tanggung jawab pemerintah. Hal ini tercermin dari minimnya anggaran, sumber daya manusia yang rendah, dan lemahnya struktur kelembagaan yang menangani sektor persampahan. “Penanganan sampah menjadi sangat berorientasi proyek, belum menggunakan pendekatan holistik,” kata dia.
Atas dasar itu, menurut dia, dalam memorandum tersebut IWF memberikan pula beberapa alternatif solusi penanganan sampah secara nasional. Di antaranya perlunya dibuat undang-undang persampahan yang disusun tim lintas departemen dan kementrian negara.
Dalam kesempatan itu ia juga menyatakan, perlunya keterlibatan masyarakat luas dalam penanganan sampah. Hal ini dapat terwujud, katanya, dengan memberikan akses luas kepada LSM, swasta dan sektor informal sejak awal perencanaan pengelolaan sampah. “Pemantauan dan pengawasan oleh masyarakat juga penting, misalnya, dengan pembuatan loket pengaduan di tingkat kelurahan,” kata dia.
Selain kepada DPR, menurut Sri, memorandum itu juga bakal diserahkan kepada presiden. (Rinaldi D. Gultom)
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|