Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

NASIONAL

BPPT: Sampah Perlu Ditangani Badan Khusus
Kamis, 10 Maret 2005 | 12:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Penanganan pemerintah terhadap masalah sampah sampai saat ini dinilai masih bersifat parsial, kebijakannya berada di tangan masing-masing daerah. Akibatnya, berbagai masalah di tempat pembuangan akhir (TPA) seperti longsor, pencemaran udara, dan pencemaran air tanah sulit ditangani.

"Perlu badan khusus menangani sampah, karena ini harus dipandang sebagai masalah nasional," kata Sri Bebasari, ahli sistem pengolahan sampah pada Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam jumpa pers evaluasi dan rencana rehabilitasi TPA Leuwigajah, Bandung, di Jakarta, Kamis (10/3).

Sri mengatakan, badan ini nantinya bertugas menyusun strategi utama kebijakan dan implementasi program pengelolaan sampah. Menurut dia, di negara lain seperti Jepang dan Singapura, model penanganan sampah dengan menggunakan badan khusus sudah diterapkan. Dan, kata dia, hasilnya terbukti efektif menangani permasalahan sampah di negara-negara itu. "Kita perlu belajar dari mereka," kata dia.

Sebagai payung hukum badan khusus ini, menurut Sri, perlu peraturan setingkat undang-undang. Sebenarnya, menurut dia, pembuatan UU mengenai masalah sampah sudah dimulai sejak dua tahun lalu. Namun, hingga kini belum diajukan pemerintah kepada DPR karena masih menunggu draf akademis dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). (Rinaldi)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pemukiman kumuh pemulung di sekitar tempat pembuangan sampah/ TPA Bantar Gebang, Bekasi, 23 April 2001. [TEMPO/ Hendra Suhara; K1A/188/2001; 20010501]. Tumpukan sampah di Legowa, Jakarta, 13 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/347/2001; 20010531].
TPA Bantar Gebang
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kunjungan Wakil Presiden ke Leuwigajah Rusuh
Polisi Masih Selidiki Longsor Leuwigajah
Jusuf Kalla: Longsor di Leuwigajah Tanggung Jawab Gubernur Jawa Barat
Pengolahan Kompos Rawa Kucing Dituding Hamburkan Anggaran
Bandung Raya Bentuk Korporat untuk Kelola Sampah
Lagi, Dewan Pertanyakan Terminal Pulogebang
Bali Bangun Proyek Pengolah Sampah Jadi Listrik
Presiden Minta Sampah Segera Dibersihkan
DPRD Bekasi Panggil Dinas Kebersihan DKI Jakarta
DPRD Kota Bekasi Panggil Pengelola TPA Bantargebang
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk14 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data