Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Komisi Kebenaran dan Persahabatan Dibentuk
Rabu, 09 Maret 2005 | 11:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Presiden Timor Leste Xanana Gusmao menandatangani pembentukan Komisi Kebenaran dan Persahabatan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/3). Komisi ini bertugas menyelesaikan masalah antara kedua negara dalam soal hak asasi manusia.

Dalam penandatanganan ini, Presiden Xanana didampingi
Perdana Menteri Timor Leste, Mari Alkatiri. Dari
pejabat Indonesia yang tampak hadir dalam
acara ini adalah menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Widodo AS., Menteri Luar Negeri Nur Hassan Wirajuda, Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra, Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin, dan Menteri Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi.

Dalam juma pers bersama Preisden Xanana, Yudhoyono mengatakan, penyelesaian masa lalu antara kedua negara diharapkan dapat mempererat hubungan kedua negara yang selama ini sudah makin tumbuh baik dan berkembang positif. "Agar langkah kerja sama ke depan lebih baik lagi," kata Yudhoyono.

Abdul Manan

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Mantan Danrem Wiradharma Dili Brigadir Jenderal (Brigjen) M. Noer Muis, terdakwa kasus pelanggaran HAM di Timor-Timur bersama Eurico Guterres (kanan) usai sidang kasus pelanggaran HAM di Timor Timur di Pengadilan HAM Ad Hoc Jakarta Pusat, 15 Januari 2003. [TEMPO/ Lourentius EP; K12A/096/2003; 20030219]. Presiden terpilih Timor Lorosae, Xanana Gusmao (kiri) berbincang-bincang dengan Kepala UNTAET, Sergio Vieira de Mello (kanan) sebelum acara pelantikan Komisi Penerimaan, Kebenaran dan Rekonsiliasi Timor Lorosae di Balide Dili, Timor Lorosae, Rabu, 15 April 2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20020620]
M Noer Muis dan Eurico Guterres
Sergio Vieira de Mello bersama Xanana Gusmao
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Celah Timor dan Pulau Pasir Juga Rawan Sengketa
Mahkamah Konstitusi Tolak Permohonan Abilio Soares
DPRD NTT Minta Selidiki Aktivitas Negara Timor Raya
TNI Larang Pemakaian Atribut Militer di Perbatasan RI-Timor Leste
Komisi Persahabatan Terbentuk Bulan Ini
Pembunuhan Warga Indonesia di Timor Leste Murni Kriminal
DPRD Desak Pemerintah Banten Berdayakan Masyarakat Sekitar Hutan
Menlu RI Diminta Serius Tangani Kasus Pembunuhan Dua Pelajar di Dili
Penduduk Atambua Demo Pembunuhan Warga Indonesia di Timor Leste
Pertemuan Mega - Xanana Murni Silaturahmi
> selengkapnya...


Referensi

UU Nomor 6 tahun 1999 tentang Pencabutan Undang-Undang Nomor 5 tahun 1985 Tentang Referendum

Website

U.S. Department of State
United Nations (PBB)
Departemen Luar Negeri
Wiranto


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data