|
Nasional
Kasus Ambalat, MUI Minta Pendekatan Semangat Keislaman
Selasa, 08 Maret 2005 | 22:08 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta penyelesaian kasus Ambalat dengan semangat keislaman, keserumpunan dan kebertetanggaan dengan baik.
"Kami meminta kepada pemerintah dua negara, khususnya angkatan bersenjata, untuk dapat mengendalikan diri dan tidak perlu melakukan show of force yang hanya akan menimbulkan ketegangan," kata Sekretaris Umum MUI, Din Syamsudin usai jumpa pers di kantor MUI, Jakarta, Selasa (8/3).
menurut Din, MUI mengkhawatirkan konflik ini hanya akan menguntungkan pihak ketiga yang tidak menginginkan keamanan ASEAN maupun solidaritas dunia Islam. MUI juga memprediksi, "Konflik terbuka antara kedua negara ini hanya akan merugikan kerjasama dan keamanan kawasan, juga menimbulkan citra negatif terhadap dunia Islam, karena konflik melibatkan dua negara berpenduduk muslim," kata Din.
MUI juga mengingatkan agar masyarakat Indonesia dapat mengendalikan diri untuk tidak sampai pada tindakan yang merusak dan melampaui batas. "Berilah kesempatan kepada proses perdamaian dan diplomasi untuk berjalan," kata Din yang mengaku bersyukur adanya upaya komunikasi antara Peradana Menteri Malaysia Abdullah Badhawi dan Presiden SBY.
Untuk itu, MUI berencana berangkat ke Kuala Lumpur dan bertemu dengan pihak-pihak tertentu, baik dari pemerintah kerajaan Malaysia maupun para ulama. "Untuk ikut melakukan upaya-upaya preventif," kata Din.
Ami Afriatni
INDEKS BERITA LAINNYA :
|