Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Gerakan Pembaruan Akan Bentuk Kelompok REVISI
Senin, 07 Maret 2005 | 18:41 WIB

TEMPO Interaktif, Bogor:Langkah untuk menolak calon tunggal, formatur tunggal dan hak prerogatif terus dilakukan oleh Gerakan Pembaruan PDI Perjuangan Kota dan Kabupaten Bogor. Rencananya, pada 13 Maret mendatang, kelompok ini akan membentuk kelompok REVISI (REgenerasi, ReVItalisasi dan RekontrukSI) khusus untuk kader muda PDI Perjuangan di bawah usia 40 tahun. Hal tersebut diungkapkan Pius Lustrilanang, Senin (7/3), setelah melakukan evaluasi deklarasi Gerakan Pembaruan yang menerjunkan sekitar 8.000 kader PDI Perjuangan.

Menurut Pius, para generasi muda yang akan ikut dalam acara diskusi dan membentuk kelompok REVISI ini terdiri dari kader PDI Perjuangan yang mempunyai kekuatan moral untuk memperjuangkan dan mengembalikan kejayaan partainya. "Kami tidak akan melakukan deklarasi lagi, tetapi dalam bentuk diskusi di Perpustakaan Nasional 13 Maret mendatang," jelas Pius.

Dalam diskusi tersebut akan dibicarakan tentang segala hal tentang partai, termasuk menyampaikan aspirasi untuk menolak calon tunggal, formatur tunggal dan hak prerogratif. Alasannya, lanjut Pius, calon dan formatur tunggal tidak menunjukkan demokrasi di tubuh partai berlambang kepala banteng ini. "Calon presiden saja tidak tunggal, calon walikota juga tidak tunggal, kenapa calon ketua umum PDIP harus tunggal, mana warna demokrasinya," tutur Pius.

Pius yang belakangan ini aktif menyuarakan Gerakan Pembaruan, Sabtu pekan lalu mendeklarasikan Gerakan Pembaruan dengan mengusung pesan ‘Megawati, Yes. Calon Tunggal, No. Formatur Tunggal, No. Hak Prerogatif, No’..deffan purnama

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana pendobrakan pintu gerbang Asrama Haji saat berlangsung Kongres IV PDI di Medan [ TEMPO/ Rully Kesuma; 17D/283/93; 20010614 ]. Suasana pendobrakan pintu gerbang Asrama Haji saat berlangsung Kongres IV PDI di Medan [ TEMPO/ Rully Kesuma; 17D/281/93; 20010614 ].

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gerakan Pembaruan PDIP Siap Dideklarasikan di Bali
Pendukung Megawati Bubuhkan Cap Jempol Darah
Ali Sugondo: Demokrasi Sudah Mati di PDI Perjuangan
Guruh Sukarno: Saya Maju Demi Demokratisasi
PDIP Sumut Tetap Calonkan Megawati
Megawati: Ada Kader Tong Kosong Nyaring Bunyinya
Pendukung Mega Juga Penentang Hak Prerogatif
PDIP Tak Targetkan Kemenangan di Pemilihan Kepala Daerah
PDIP Jateng Belum Sepakat Soal Posisi Ketua Harian
PDIP Jawa Barat Tetap Dukung Megawati
> selengkapnya...


Referensi

Kisah Para Penantang yang Terpental
Guruh Sukarno Putra: Saya Bukan Antek Siapa pun
Menanti Guruh Menantang Mega

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data