Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Indonesia-Malaysia Sepakat Redakan Ketegangan
Senin, 07 Maret 2005 | 13:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemimpin Indonesia dan Malaysia sepakat untuk meredakan ketegangan di Ambalat. Kesepakatan ini merupakan hasil pembicaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Malaysia Abdullah Badawi, melalui telpon, Senin (7/3).

Menurut Juru Bicara Presiden Dino Pati Jalal, kesepakatan ini diperoleh setelah Badawi menghubungi Presiden. Pembicaraan terjadi saat Presiden berada di Bandara Halim Perdanakusumah, sesaat sebelum melakukan kunjungan ke Tarakan, sekitar 07.00 WIB. Pembicaraan berlangsung 10 menit.

Dino mengatakan, ada dua point penting dari pembicaraan itu. "Pertama, melihat perkembangan di lapangan, dua pemimpin sepakat mengenai perlunya usaha mengendalikan situasi. Kedua, dalam rangka itu dua pemimpin sepakat menugaskan dua Menteri Luar Negeri untuk membahas serius mengenai masalah ini," kata Dino.

Dalam kunjungan ke Tarakan, Presiden didampingi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Widodo AS., Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Fahmi Idris, Menteri Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi,
Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto.

Abdul Manan - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507]. Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].
Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono dan Ng Yat Chung
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Partai Demokrat DIY Tidak Calonkan Yudhoyono
TNI AU Kirim Empat F-16 ke Ambalat
Truk vs Taksi Lima Tewas di Klaten
Ketua MPR : Tolak Internasionalisasi Kasus Ambalat
Lambang : Posko Ganyang Malaysia Kekanakan
Pemuda Solo Bentuk Posko Lawan Malaysia
Anggota DPR: Kalau Perlu, Pemerintah Tembak Kapal Malaysia
Makassar Bentuk Front Ganyang Malaysia
Pemerintah Tetap Pertahankan Ambalat
LSM Malaysia Bentuk Tim Pantau Operasi Tegas
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [3]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data