Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   
(Presiden Partai Keadilan/PK, Hidayat Nur Wahid menjadi pembicara dalam diskusi        (Goenawan Mohamad (kanan) dan Hidayat Nur Wahid (kiri) dalam acara pertemuan tokoh-tokoh yang peduli terhadap serangan pendukung Tomy Winata terhadap Kantor Majalah TEMPO dengan Ketua MPR Amien Rais di Gedung MPR/ DPR Jakarta, 10 April 2003. [TEMPO/ Robin Ong; Digital Image; 20030410].)
(Presiden Partai Keadilan/PK, Hidayat Nur Wahid menjadi pembicara dalam diskusi "Peta politik Indonesia Tahun 2003" yang diadakan oleh PAKAR (majalah internal DPP PPP) di Aula DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di jln Diponegoro. Jum'at 08 November 2002. [TEMPO/ Nirfan Rifki:;Digital Image; 20021217])
(Goenawan Mohamad (kanan) dan Hidayat Nur Wahid (kiri) dalam acara pertemuan tokoh-tokoh yang peduli terhadap serangan pendukung Tomy Winata terhadap Kantor Majalah TEMPO dengan Ketua MPR Amien Rais di Gedung MPR/ DPR Jakarta, 10 April 2003. [TEMPO/ Robin Ong; Digital Image; 20030410].)
(Suasana acara Sidang ke-29 General Border Committee Malaysia - Indonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta 16 November 2000 [Bernard Chaniago/ TEMPO; 31D/356/2000; 2000/12/6]. )       (Presiden Soeharto didampingi Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad di Kuala Lumpur, Malaysia, 1987. [TEMPO/ Ekram Husein Attamimi; 13D/067/1992; 20030131].)
(Suasana acara Sidang ke-29 General Border Committee Malaysia - Indonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta 16 November 2000 [Bernard Chaniago/ TEMPO; 31D/356/2000; 2000/12/6]. )
(Presiden Soeharto didampingi Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad di Kuala Lumpur, Malaysia, 1987. [TEMPO/ Ekram Husein Attamimi; 13D/067/1992; 20030131].)
(Presiden Partai Keadilan, Hidayat Nur Wahid (kiri) bersalaman dengan Menteri Sosial, Bachtiar Chamsyah usai memberikan keterangan pers pada wartawan mengenai tragedi sosial di Aceh, di Restoran Pulau Dua, Jakarta, 16 Juni 2003. [TEMPO/ Bismo Agung; K15A/429/2003; 20030624].)       (Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Anas Urbaningrum (kiri) memperhatikan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera yang diserahkan oleh Presiden PK Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) disaksikan anggota KPU, Hamid Awaluddin (tengah) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)
(Presiden Partai Keadilan, Hidayat Nur Wahid (kiri) bersalaman dengan Menteri Sosial, Bachtiar Chamsyah usai memberikan keterangan pers pada wartawan mengenai tragedi sosial di Aceh, di Restoran Pulau Dua, Jakarta, 16 Juni 2003. [TEMPO/ Bismo Agung; K15A/429/2003; 20030624].)
(Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Anas Urbaningrum (kiri) memperhatikan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera yang diserahkan oleh Presiden PK Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) disaksikan anggota KPU, Hamid Awaluddin (tengah) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)
(Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Anas Urbaningrum (kiri) memperhatikan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera yang diserahkan oleh Presiden PK Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) disaksikan anggota KPU, Hamid Awaluddin (tengah) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)       (Presiden Partai Keadilan (PK) Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (tengah) memperlihatkan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera, didampingi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hamid Awaluddin (kiri) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)
(Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Anas Urbaningrum (kiri) memperhatikan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera yang diserahkan oleh Presiden PK Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) disaksikan anggota KPU, Hamid Awaluddin (tengah) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)
(Presiden Partai Keadilan (PK) Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (tengah) memperlihatkan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera, didampingi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hamid Awaluddin (kiri) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)
(Presiden Partai Keadilan (PK) Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) menandatangani naskah disaksikan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hamid Awaluddin (kiri) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)       (Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Anas Urbaningrum (kiri) memperhatikan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera yang diserahkan oleh Presiden PK Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) disaksikan anggota KPU, Hamid Awaluddin (tengah) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)
(Presiden Partai Keadilan (PK) Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) menandatangani naskah disaksikan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hamid Awaluddin (kiri) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)
(Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Anas Urbaningrum (kiri) memperhatikan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera yang diserahkan oleh Presiden PK Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) disaksikan anggota KPU, Hamid Awaluddin (tengah) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Lambang : Posko Ganyang Malaysia Kekanakan
Pemuda Solo Bentuk Posko Lawan Malaysia
Anggota DPR: Kalau Perlu, Pemerintah Tembak Kapal Malaysia
Makassar Bentuk Front Ganyang Malaysia
Pemerintah Tetap Pertahankan Ambalat
LSM Malaysia Bentuk Tim Pantau Operasi Tegas
AU dan AL Berbeda Soal Pelanggaran Pesawat Malaysia
Biaya Balik Lagi TKI Ilegal Capai Rp 4 juta
Malaysia Tangkap Lagi 500 TKI Ilegal
LSM Malaysia Tuntut Pemerintah Selesaikan Kasus TKI di Damansara
> selengkapnya...


Referensi

Profil Hidayat Nur Wahid

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat
Partai Keadilan


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [6]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data