|
| |
|
 |
|
|
|
![(Goenawan Mohamad (kanan) dan Hidayat Nur Wahid (kiri) dalam acara pertemuan tokoh-tokoh yang peduli terhadap serangan pendukung Tomy Winata terhadap Kantor Majalah TEMPO dengan Ketua MPR Amien Rais di Gedung MPR/ DPR Jakarta, 10 April 2003. [TEMPO/ Robin Ong; Digital Image; 20030410].)](/hg/photostock/2005/01/15/s_RO03041030_high_thumb.jpg) |
|
(Presiden Partai Keadilan/PK, Hidayat Nur Wahid menjadi pembicara dalam diskusi "Peta politik Indonesia Tahun 2003" yang diadakan oleh PAKAR (majalah internal DPP PPP) di Aula DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di jln Diponegoro. Jum'at 08 November 2002.
[TEMPO/ Nirfan Rifki:;Digital Image; 20021217]) |
|
|
(Goenawan Mohamad (kanan) dan Hidayat Nur Wahid (kiri) dalam acara pertemuan tokoh-tokoh yang peduli terhadap serangan pendukung Tomy Winata terhadap Kantor Majalah TEMPO dengan Ketua MPR Amien Rais di Gedung MPR/ DPR Jakarta, 10 April 2003. [TEMPO/ Robin Ong; Digital Image; 20030410].) |
|
|
|
|
![(Suasana acara Sidang ke-29 General Border Committee Malaysia - Indonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta 16 November 2000 [Bernard Chaniago/ TEMPO; 31D/356/2000; 2000/12/6]. )](/hg/photostock/2005/01/06/s_31d35604_high_thumb.jpg) |
|
|
|
![(Presiden Soeharto didampingi Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad di Kuala Lumpur, Malaysia, 1987. [TEMPO/ Ekram Husein Attamimi; 13D/067/1992; 20030131].)](/hg/photostock/2004/12/20/s_13D06707_high_thumb.jpg) |
|
(Suasana acara Sidang ke-29 General Border Committee Malaysia - Indonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta 16 November 2000 [Bernard Chaniago/ TEMPO; 31D/356/2000; 2000/12/6]. ) |
|
|
(Presiden Soeharto didampingi Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad di Kuala Lumpur, Malaysia, 1987. [TEMPO/ Ekram Husein Attamimi; 13D/067/1992; 20030131].) |
|
|
|
|
![(Presiden Partai Keadilan, Hidayat Nur Wahid (kiri) bersalaman dengan Menteri Sosial, Bachtiar Chamsyah usai memberikan keterangan pers pada wartawan mengenai tragedi sosial di Aceh, di Restoran Pulau Dua, Jakarta, 16 Juni 2003. [TEMPO/ Bismo Agung; K15A/429/2003; 20030624].)](/hg/photostock/2004/12/15/s_K15A42901_high_thumb.jpg) |
|
|
|
![(Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Anas Urbaningrum (kiri) memperhatikan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera yang diserahkan oleh Presiden PK Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) disaksikan anggota KPU, Hamid Awaluddin (tengah) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)](/hg/photostock/2004/12/15/s_AB03100709_high_thumb.jpg) |
|
(Presiden Partai Keadilan, Hidayat Nur Wahid (kiri) bersalaman dengan Menteri Sosial, Bachtiar Chamsyah usai memberikan keterangan pers pada wartawan mengenai tragedi sosial di Aceh, di Restoran Pulau Dua, Jakarta, 16 Juni 2003. [TEMPO/ Bismo Agung; K15A/429/2003; 20030624].) |
|
|
(Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Anas Urbaningrum (kiri) memperhatikan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera yang diserahkan oleh Presiden PK Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) disaksikan anggota KPU, Hamid Awaluddin (tengah) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].) |
|
|
|
|
![(Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Anas Urbaningrum (kiri) memperhatikan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera yang diserahkan oleh Presiden PK Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) disaksikan anggota KPU, Hamid Awaluddin (tengah) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)](/hg/photostock/2004/12/15/s_AB03100705_high_thumb.jpg) |
|
|
|
![(Presiden Partai Keadilan (PK) Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (tengah) memperlihatkan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera, didampingi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hamid Awaluddin (kiri) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)](/hg/photostock/2004/12/15/s_AB03100708_high_thumb.jpg) |
|
(Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Anas Urbaningrum (kiri) memperhatikan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera yang diserahkan oleh Presiden PK Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) disaksikan anggota KPU, Hamid Awaluddin (tengah) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].) |
|
|
(Presiden Partai Keadilan (PK) Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (tengah) memperlihatkan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera, didampingi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hamid Awaluddin (kiri) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].) |
|
|
|
|
![(Presiden Partai Keadilan (PK) Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) menandatangani naskah disaksikan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hamid Awaluddin (kiri) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)](/hg/photostock/2004/12/14/s_AB03100706_high_thumb.jpg) |
|
|
|
![(Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Anas Urbaningrum (kiri) memperhatikan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera yang diserahkan oleh Presiden PK Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) disaksikan anggota KPU, Hamid Awaluddin (tengah) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)](/hg/photostock/2004/12/14/s_AB03100710_high_thumb.jpg) |
|
(Presiden Partai Keadilan (PK) Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) menandatangani naskah disaksikan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hamid Awaluddin (kiri) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].) |
|
|
(Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Anas Urbaningrum (kiri) memperhatikan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera yang diserahkan oleh Presiden PK Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) disaksikan anggota KPU, Hamid Awaluddin (tengah) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].) |
|
|
|
|
|
|
|
| dibuat oleh Radja:danendro |
| |
|
|
|
|
|