|
Malaysia Bebaskan SPP Mahasiswa Asal Aceh
Minggu, 06 Maret 2005 | 20:17 WIB
TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur:Pemerintah Malaysia menetapkan kebijakan membebaskan biaya kuliah dan asrama bagi mahasiswa asal Aceh yang belajar di perguruan tinggi di negeri jiran itu. Biaya akan ditanggung oleh Pemerintah Malaysia selama satu semester.
“Malaysia sangat peka dengan masalah yang menimpa Aceh,” kata Rektor Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM), Mohammad Salleh Mohammad Yasin, kepada Tempo, Jumat (4/3) pekan lalu. Di universitas yang dipimpinnya, kata Salleh, ada sekitar 60 mahasiswa asal Aceh. Mereka adalah terdiri dari mahasiswa strata dua dan strata tiga berbagai fakultas.
Namun, Salleh belum memastikan apakah kebijakan itu akan diteruskan pada semester berikutnya atau sebaliknya. “UKM belum bisa bersikap karena ini kebijakan Kementerian Pendidikan Malaysia. Jika ada kebijakan baru, tentu UKM akan ikut karena sampai sekarang kondisi di Aceh memang belum stabil seratus persen,” ujarnya.
Nitta, 26 tahun, mahasiswa asal Banda Aceh mengaku akan mendapat kesulitan kalau pemerintah Malaysia tidak meringankan biaya pendidikan mahasiswa Aceh. "Harta benda kami musnah, lapangan pekerjaan juga tiada lagi. Kami tidak tahu harus mendapat biaya dari mana untuk menyambung kuliah," ujar mahasiswi strata dua Universitas Kebangsaan Malaysia ini. l th. salengke
INDEKS BERITA LAINNYA :
|