Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Dadang Garnida Gantikan Posisi Sutanto
Jum'at, 04 Maret 2005 | 18:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Jajaran Kepolisian kembali memutasi sejumlah pejabat. Setelah Inspektur Jenderal Sutanto, calon kuat Kapolri, menjabat Kepala Pelaksana Harian Badan Pemberantasan Narkotika Nasional, Wakil Kepala Badan Reserse dan Kriminal Inspektur Jenderal Dadang Garnida, akan mengantikan posisi Sutanto sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri. Kepastian tersebut tertuang dalam Telegram Rahasia (TR) Kapolri nomor 190 / III / 2005 tertanggal 3 Maret 2005.

Selain Dadang beberapa pejabat Polri juga dimutasi ; Irjen Jhon Lalo, Widya Iswara Utama di Sespim Polri akan menggantikan tempat Dadang. Posisi Jhon Lalo digantikan Brigjen FX Sunarno, Direktur Polisi Air (Dirpol Air). Tempatnya akan diambil Kombes Nengah Sutisna, yang saat ini menjabat Wakilnya. Brigjen Herman Hidayat, Widya Iswara Muda Sespim akan menjadi staf Ahli bidang Sosial dan Budaya.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Mabes Polri Aryanto Budihardjo menyatakan mutasi yang dilakukan karena posisi Kalemdiklat saat ini kosong setelah ditinggal oleh Sutanto. Pindahnya Dadang diduga akan berpengaruh terhadap penyidikan kasus suap Samuel Ismoko. Dadang adalah Ketua Tim itu."Saya tidak tahu, apakah tetap saya sebagai ketua tim penyidik (kasus Samuel Ismoko) atau Wakabareskrim yang baru,"kata Dadang.

Erwin Dariyanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Tentara/ pasukan anti huru hara/ PHH Kostrad berjaga-jaga saat protes badan eksekutif mahasiswa/ BEM se Indonesia di depan Istana Negara, Jakarta, 12 Maret 2001.  Foto: Bernard Chaniago/ TEMPO. Massa PDI pro Megawati Soekarnoputri duduk di depan deretan polisi anti huru hara/ PHH saat mimbar bebas di depan kantor PDI Jalan Diponegoro, Jakarta, 1996 [ Dok. TEMPO/ Rully Kesuma; R1A/387/1996; 20010228].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Lowongan Calon Anggota Komisi Kepolisian Dibuka April
Prarekonstruksi Kasus Munir Ditunda Hingga Maret
Polri Bentuk Tim Menyelidiki Penyebab Jatuhnya Cassa 212
Da'i Bachtiar Tolak Penggabungan Polri dan TNI di bawah Dephan
Jepang Jajaki Impor Batu Bara dari Indonesia
Kepala Polri Usulkan Kenaikan Pangkat Sutanto
Kapolri: TNI dan Polri Tidak akan Disatukan
Polisi Penerima Suap Adrian Waworontu Akan Dibebastugaskan
Pos Polisi Terminal Bekasi Terkendala Kendaraan Semrawut
Polisi Siapkan Pengamanan Pilkada
> selengkapnya...


Referensi

Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti
Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Profil Kapolda Metro Jaya

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Soekarwo Dekati PGRI
Tarif PDAM Bojonegoro Naik 50 Persen
PT Sarana Tanggapi Surat Petani Super Toy HL-2
Hanya Enam Parpol di Malang yang Penuhi Kuota Perempuan
Tiket Kereta Bojonegoro-Jakarta Ludes Terjual

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data