|
Nasional
Meneg BUMN Belum akan Tindak Direksi Garuda
Jum'at, 04 Maret 2005 | 17:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Negara BUMN Sugiharto belum berencana mengambil tindakan apa pun terhadap direksi PT Garuda Indonesia menyusul keluarnya kesimpulan tim pencari fakta kasus pembunuhan Munir tentang keterlibatan manajemen Garuda dalam kasus tersebut.
"Ini kan masih sumir dan sudah dibantah Garuda," kata Sugihato di Jakarta, Jumat (5/4). "Saya masih harus melihat apakah itu (keterlibatan manajemen Garuda) betul," katanya.
Munir meninggal dalam perjalanan dengan Garuda Singapura - Amsterdam pada 7 September 2004. Otoritas hukum Belanda yang melakukan otopsi terhadap jenazahnya menyimpulkan, sang aktivis meninggal karena diracuni zat arsenik.
Menurut Sugiharto, tindakan baru diambil bila direksi Garuda sudah ditetapkan sebagai tersangka. "Kami akan masuk ke dalam penilaian kondite," ujar dia. Namun, dia menambahkan, direksi tidak lantas diganti. Sugiharto beralasan, harus menunggu pembuktian melalui proses hukum. "Kami harus adil kepada setiap orang," katanya.
Kurniawan
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Indra Setiawan (kanan) didampingi Dirut PT Kereta Api Indonesia/KAI, Omar Berto (kiri) menjawab pertanyaan anggota dewan dalam rapat dengar pendapat dengan komisi IV di Gedung MPR/DPR Jakarta, Rabu, 13 November 2002. Pada kesempatan ini dibahas mengenai kesiapan semua angkutan darat, laut dan udara untuk mengantisipasi lebaran/Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru 2003.
[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021223]](/hg/photostock/2005/02/15/s_BC2002111319_high_thumb.jpg) |
![Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Indra Setiawan pada rapat dengar pendapat dengan komisi IV di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu, 13 November 2002.
[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021223]](/hg/photostock/2005/02/15/s_BC2002111314_high_thumb.jpg) |
| Indra Setiawan dan Omar Berto
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|