Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Kapolri: "Direksi Garuda Pantas Diduga Terlibat Kematian Munir"
Jum'at, 04 Maret 2005 | 16:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Da'i Bachtiar mengatakan direksi PT Garuda Indonesia pantas diduga terlibat dalam pembunuhan aktivis hak asasi manusia Munir. Pertanyaan Kapolri tersebut menguatkan pernyataan Tim Pencari Fakta (TPF) sebelumnya di Istana Merdeka.

TPF setelah menghadap Presiden pada Kamis (3/3) mengatakan direksi Garuda diduga kuat ikut terlibat dalam pembunuhan Munir. TPF menyebutkan, pembunuhan terhadap Munir dilakukan secara konspiratif.

Menurut Da'i, dugaan keterlibatan Garuda dalam pembunuhan Munir didasarkan atas sikap direksi dan manajemen yang tidak kooperatif dengan tim pencari fakta. Direksi diduga menyembunyikan informasi tentang meninggalkan aktivis HAM tersebut. "Sehingga patut diduga yang bersangkutan terlibat dalam kasus meninggalnya seseorang," ujarnya kepada wartawan Jumat (4/3) di Jakarta.

Namun, hingga saat ini, menurutnya, tim penyidik Mabes Polri belum bisa menetapkan adanya tersangka dalam kasus Munir. "Jangan sampai nanti kesimpulan yang kita ambil tidak lengkap," katanya.

Tim penyidik Mabes Polri, menurutnya, akan terus mengembangkan dan mengevaluasi semua saksi-saksi berdasarkan rekomendasi dari TPF. Pengembangan penyidik akan dilakukan terhadap orang-orang yang patut terlibat dalam kematian Munir. "Perannya apa kita belum tahu," ujarnya.

Erwin Daryanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kapolri, Jenderal Pol. Da'i Bachtiar (kanan) berbincang-bincang dengan anggota DPR, Astrid Susanto sebelum memulai Rapat Dengar Pendapat dengan Pansus RUU Anti Terorisme di Gedung MPR/ DPR, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2003. Selain Kapolri rapat tersebut juga diikuti oleh perwakilan Jaksa Agung.
[TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030319]. Kapolri, Jenderal Pol Da'i Bachtiar (kiri) didampingi Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Makbul Padmanagara (kanan) pada rapat konsultasi dengan Komisi I DPR mengenai kasus kekerasan terhadap pers yang menimpa Majalah Tempo di Gedung MPR/ DPR, Jakarta, Selasa, 18 Maret 2003. Dalam sidang yang dilakukan pada masa reses DPR itu disepakati beberapa hal antara lain pemberantasan aksi premanisme terhadap pers dan masyarakat umum. [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030327].
Da'i Bachtiar dan Astrid Susanto
Da'i Bachtiar dan Makbul Padmanagara
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Penyidik Tidak Berkomentar Soal Pernyataan TPF
Direksi Garuda ke DPR Bahas Temuan Kasus Munir
Seorang Kru Garuda Tidak Kenal Saksi Kunci Kematian Munir
Tim Kasus Munir: Ada Indikasi Kuat Terlibatnya Direksi Garuda
Kru Garuda Diduga Mengetahui Penyebab Kematian Munir
Pollycarpus Tolak Pra Rekonstruksi Kasus Munir
Penyidik Tunda Lagi Prarekonstruksi Pembunuhan Munir
Tim Kasus Munir Kecewa Terhadap Garuda
Prarekonstruksi Kasus Munir Ditunda Hingga Maret
Jepang Jajaki Impor Batu Bara dari Indonesia
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Kematian Munir

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Imparsial


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Penumpang Pesawat Spanyol Ceritakan Keajaiban
Wakil Gubernur Bahas Bantar Gebang dengan Bekasi
Alokasi Anggaran Daerah Dinilai Terlalu Kecil
Star Trek di Konsol Game
Sony Perkenalkan PS3 160 Gigabita

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data