|
Nasional
Kru Garuda Diduga Mengetahui Penyebab Kematian Munir
Kamis, 03 Maret 2005 | 14:45 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kru kabin Garuda diduga mengetahui penyebab kematian Munir, yaitu akibat makan mie yang dihidangkan saat pesawat terbang dari Jakarta menuju Singapura. Mereka diduga mengetahuinya sesaat setelah Munir dinyatakan meninggal.
Kesimpulan tersebut diambil setelah tim teknis Belanda dari Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri memeriksa warga negara Indonesia berinisial AS yang belajar di Frankfrut, Jerman.
Ketua tim teknis Belanda yang dikirim Bareskrim, Kombes Polisi Anton Charlian menjelaskan, AS adalah penumpang yang duduk di kursi 2C, di depan Munir.
Dari keterangan AS, diketahui sesaat setelah Munir dinyatakan meninggal, seorang pramugari bertanya kepada seluruh penumpang. "Siapa yang mengkonsumsi mie, seperti yang dimakan Munir," kata Anton kepada wartawan, Kamis (3/3) di Jakarta.
Menurut Anton, AS yang kemudian mengaku makan mie seperti yang dimakan Munir. Pramugari kaget ketika tahu AS ternyata tidak apa-apa. "Waktu itu kru Garuda tidak memerintahkan dokter memeriksa AS," ujar Anton.
Menurut Anton, AS mengenal pramugari yang bertanya kepada seluruh penumpang tersebut.
Anton menambahkan, AS sempat melihat Munir berbicara dengan dua penumpang pria di Bandara Changi, saat pesawat sedang transit. Dua orang pria tersebut menurut AS adalah penumpang satu pesawat dengan Munir. "Karena AS melihat dua pria tersebut masuk ke dalam pesawat bersama Munir," kata Anton. Namun menurut Anton, AS tidak bisa mengidentifikasi ciri-ciri kedua pria tersebut, karena AS melihat mereka dari jarak yang jauh. "AS juga tidak mengetahui posisi tempat duduk kedua pria tersebut," ujarnya.
Erwin Daryanto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Indra Setiawan (kanan) didampingi Dirut PT Kereta Api Indonesia/KAI, Omar Berto (kiri) menjawab pertanyaan anggota dewan dalam rapat dengar pendapat dengan komisi IV di Gedung MPR/DPR Jakarta, Rabu, 13 November 2002. Pada kesempatan ini dibahas mengenai kesiapan semua angkutan darat, laut dan udara untuk mengantisipasi lebaran/Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru 2003.
[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021223]](/hg/photostock/2005/02/15/s_BC2002111319_high_thumb.jpg) |
![Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Indra Setiawan pada rapat dengar pendapat dengan komisi IV di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu, 13 November 2002.
[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021223]](/hg/photostock/2005/02/15/s_BC2002111314_high_thumb.jpg) |
| Indra Setiawan dan Omar Berto
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|