Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Menhan: 9 Perwiran Akan Ikut Diklat di Amerika Serikat
Rabu, 02 Maret 2005 | 22:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono akan mengajukan pelatihan bidang manajemen dan
perencanaan pertahanan jika kerjasama militer IMET (International Military Education and
Training) benar-benar dibuka kembali. "Sampai sekarang kita fokuskan pada masalah
manajemen dan perencanaan pertahanan terpadu," kata Juwono kepada wartawan usai mengikuti
Rapat Kerja dengan Komisi I DPR, abu (2/3).

Menurut Juwono, program pelatihan militer ini penting karena dirinya memperkirakan bahwa
lima sampai sepuluh tahun mendatang pertahanan Indonesia akan membutuhkan perwira pertama,
perwira menengah yang dibekali dengan pengetahuan yang paling modern tentang perencanaan
pertahanan. "Terutama dari segi anggaran dan (manajemen untuk memadukan) keterkaitan antara
tiga angkatan, darat, laut dan udara. Sehingga kebijakan umum itu nantinya akan
memperlihatkan keterpaduan antar angkatan," katanya.

Dirinya memberi contoh, bahwa sampai saat ini belum ada saling terpadu antara tiga angkatan
bersenjata di tubuh TNI. "Selama ini (masih terpisah-pisah) saya terima cetak biru dari
Angkatan Darat, cetak biru dari Angkatan laut, cetak biru dari Angkatan Udara," kata
Juwono.

Kesulitan memadukan karena masing-masing angkatan memiliki prioritas yang berbeda-beda
dalam cetak biru tersebut. "Saya sebagai Menhan berkewajiban memadukan antara tiga angkatan
tersebut," katanya.

Menjawab pertanyaan wartawan mengenai siapa-siapa saja dari tiga angkatan tersebut yang
akan dicalonkan mengikuti program IMET, Juwono menjawab, mereka perwira-perwira TNI yang
saat ini berpangkat (setingkat) Kapten dan Mayor. "Yang saya gambarkan adalah perwira-
perwira dengan pangkat Kapten dan Mayor karena lima sampai sepuluh tahun lagi mereka akan
menjadi pimpinan pada tingkat Mabes," kata Menhan.

Berapa jumlahnya? "Tidak usah banyak-banyak (sembilan orang perwira) yang penting mutunya
baik." Dengan pembagian merata, dari tiga angkatan akan dikirimkan masing-masing tiga
orang perwira untuk diajukan mengikuti program IMET.

Agus Supriyanto-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Dirjen Strategi Pertahanan Dephan RI, Mayjen TNI Sudrajat di kantor Departemen Pertahanan dan Kemanan Jakarta, Jumaat, 07 Maret 2003. [TEMPO/ Nirfan Rifki; Digital Image; 20030331]. Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Ralph L Boyce (kiri) menerima cindramata dari Azyumardi Azra setelah memberikan pidato pada seminar,
Mayjen Sudrajat
Ralph L Boyce dan Azyumardi Azra
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Panglima TNI: TNI Lebih Pilih Beli Suku Cadang Ketimbang Herkules Bekas
Pengerahan Kapal Perang Bagian dari Perjuangan Diplomatik
Anggota DPR Pertanyakan Paradigma Pertahanan Indonesia
Waspadai Kepentingan AS di IMET
120 Mantan Prajurit Cadangan Tuntut Uang Pesangon
Panglima TNI: Saya Tidak Mau Mendikte Presiden
Letnan Jenderal Djoko Santoso, KASAD Baru
Masih Ada 3.000 Militer Asing di Aceh
Ryamizard: Jangan Jadi Bangsa Pemimpi
Panglima TNI Tidak Setuju Persyaratan GAM
> selengkapnya...


Referensi

Sejarah TNI AU
Kekuatan TNI AL
Spesifikasi F-16
Profil Endriartono Sutarto
Kepres RI No. 97 Thn.2003 Tentang Pernyataan Perpanjangan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Militer Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
Kepres RI No. 71 Thn.2003 Tentang Penghapusan Keadaan Darurat Sipil Di Provinsi Maluku
Kepres RI No. 28 Thn.2003 Tentang Pernyataan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
> selengkapnya...

Website

TNI
TNI Angkatan Darat
TNI Angkatan Udara
TNI Angkatan Laut
Departemen Pertahanan
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Ford Naik Lima Peringkat di CSI
Tiga Perempuan Peneliti Raih Fellowship For Women in Science 2008
Indonesia “Juara”
Presiden Dukung Komisi Amandemen UUD 1945
Direktur Kedaulatan Rakyat Meninggal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data