Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

KPU: Kartu Pemilih Pemilu Presiden Masih Bisa Digunakan
Rabu, 02 Maret 2005 | 22:44 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya: Ketua Komisi Pemilihan Umum Nazarudin Sjamsuddin menyayangkan rencana pemerintah
membuat kartu pemilih baru. Menurut dia kartu pemilih pada pemilu legislatif dan pemilihan
presiden masih bisa digunakan untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang akan digelar
mulai Juni mendatang.

Menurut Nazarudin bila Departemen Dalam Negeri menggunakan kartu pemilih baru akan
menghabiskan dana yang besar. "Pembuatan kartu pemilih membutuhkan waktu lama dan dana
besar," kata Nazarudin setelah memberikan pengarahan dalam Rapat Kerja Daerah Pemilihan
Kepala Daerah se Jawa Timur di Kantor Gubernuran, Jalan Pahlawan, Surabaya, Rabu (2/3)n.
Dia lalu mencontohkan KPU mengeluarkan dana sekitar Rp 150 juta untuk membuat kartu untuk
pemilih se Indonesia. "Jika setiap pemilihan kepala daerah dibuat kartu pemilih, berapa
miliar rupiah dana yang dikeluarkan?" katanya.

Panitia Anggaran Komisi II DPR RI Ida Fauziyah mengatakan soal kartu pemilih baru memang
menjadi perhatian Panitia Anggaran atas pelaksanaan Pilkada. Sebab ini berkaitan dengan
dana administrasi kependudukan yang diminta oleh Depdagri sebesar Rp 68 miliar. Dia
mengakui hingga saat ini belum mencapai titik temu dengan Departemen Dalam Negeri mengenai
hal ini. Pihak Panitia Anggaran mempertanyakan apakah penomoran kartu pemilih yang baru
menjadi integral untuk membangun sistem kependudukan yang lebih komprehensif. "Jangan
sampai mubazir," ujarnya kepada Koran Tempo di gedung MPR/DPR.

Menteri Dalam Negeri Mohamad Ma'ruf mengatakan alasan kartu pemilih harus baru karena
ingin memperbarui data kependudukan yang orientasinya pada nomor induk kependudukan.
Harapannya pada tahun berikutnya Indonesia memiliki data base nomor induk kependudukan
menuju kartu penduduk tunggal. "Jadi sambil membuat kartu pemilih seperti itu, kita sambil
jalan juga mendata kependudukan\" kata M\'ruf kepada Tempo pekan lalu. Namun
pembuatan kartu pemilih baru ini juga ditentang oleh Anggota Komisi II DPR Ryaas Rasyid.
"Yang jelas ini hura-hura Depdagri dalam mengeluarkan dana Pilkada," ujar mantan Menteri
Negara Otonomi Daerah di era Presiden Abdurrahman Wahid.

Bernarda Rurit/Adi Mawardi-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung dalam pendaftaran verifikasi partai politik (Parpol) peserta Pemilu di kantor KPU, Jakarta, Rabu, 17 September 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K20A/171/2003; 20030917] Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Yogie SM memperlihatkan cincinnya pada acara pelantikan Gubernur Jawa Barat, R Nuriana di Gedung Merdeka, Bandung, 1993. [TEMPO/ Ida Farida; 16D/319/1993; 20020731].
Akbar Tandjung
Yogie SM
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kampanye Pilkada di Media Penyiaran Rawan Pelanggaran
DPR Minta Penggunaan Dana Pilkada Transparan dan Akuntabel
Biaya Pendaftaran Bakal Calon Walikota dan Wakil untuk PDIP, Rp 10 Juta
Jumlah Pemilih Meningkah 7,7 Juta Orang
KPUD Minta Dana Pemilihan Wali Kota Segera Dicairkan
KPUD Tak Berani Jamin Kualitas Logistik
KPUD Sleman Terpaksa Utang
PDIP DIY Pasang Mantan Bupati untuk Pilkada
Hasyim Melarang Pengurus Anshor Merangkap Di Parpol
Mendagri Pastikan Tidak Ambil Alih Persoalan Daerah
> selengkapnya...


Referensi

Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Profil Nazaruddin Sjamsuddin
Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden
Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2005
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
> selengkapnya...

Website

Komisi Pemilihan Umum
Partai Demokrat
Departemen Dalam Negeri
Partai Keadilan
Partai Golkar
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data