|
Nasional
Waspadai Kepentingan AS di IMET
Selasa, 01 Maret 2005 | 20:52 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Prof Dr Ermaya Suradinata menyatakan agar International Military Education and Trainning (IMET) yang akan dibuka kembali oleh Amerika Serikat (AS) untuk Tentara Nasional Indonesia (TNI), harus dalam kerangka kepentingan yang menguntungkan Indonesia.
"Juga untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI)," kata Ermaya usai membuka kursus singkat angkatan XIII Lemhanas, di Jakarta, Selasa (1/3).
Menurut Ermaya, meskipun belum ada pertemuan maupun pembahasan yang resmi soal IMET tersebut, AS punya kepentingan sendiri. "Dari dulu mereka berharap untuk bisa menempati satu atau beberapa pulau untuk home base salah satu divisi mereka," kata Ermaya.
Dan jika hal ini yang diinginkan AS sebagai imbal jasa atau syarat kerja sama militer dalam kerangka IMET itu, Ermaya meyakinkan bahwa Indonesia tidak akan memenuhinya. "Kita tidak akan pernah memberikan," katanya.
Dihubungi secara terpisah, pengamat Ekonomi Politik dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Revrisond Baswir, juga melihat kerjasama militer ini lebih merupakan strategi AS untuk meningkatkan pertahanan nasional negaranya.
Ini karena "AS melihat adanya hubungan antara pertahanan dengan ekonomi," kata Revrisond. Sehingga, menurut Revrisond, dalam rangka pre-emptive itu, dilaksanakan ekonomi liberal di seluruh dunia dengan AS berusaha mengusai jalur-jalur perdagangan global. "Maka tidak heran kalau Indonesia perlu diajak dalam rencana besar ini," kata Revrisond.
Agus Supriyanto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
 |
![Duta Besar Amerika Serikat (Dubes AS), Ralph L Boyce memberikan kata sambutan dalam uji coba pemeriksa/ detektor sidik jari yang diluncurkan oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri AS di acara peragaan proses pemeriksaan visa biometrik di Kedutaan Besar (Kedubes) AS, Jakarta, Senin, 09 Februari 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040209]](/hg/photostock/2005/01/18/s_SM04020905_high_thumb.jpg) |
| Ralph L Boyce dan Azyumardi Azra
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|