Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Pendidikan Dapat Tambahan Rp 4,2 Triliun Dana PKPS-BBM
Selasa, 01 Maret 2005 | 14:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sektor pendidikan akan mendapatkan tambahan dana sebesar Rp 4,2 triliun yang berasal dari Program Kompensasi Pengurangan Subsidi-Bahan Bakar Minyak (PKPS-BBM), dari yang sebelumnya hanya berjumlah Rp 1,4 triliun dalam APBN 2005. Sejumlah 9.690.490 siswa miskin akan menjadi sasaran alokasi dana tersebut.

"Kami berencana akan memberikan dalam bentuk beasiswa," ujar Bambang Sudibyo, Menteri Pendidikan Nasional, dalam jumpa pers di Gedung Depdiknas, Selasa (1/3). Menurutnya, penerima beasiswa ini nantinya berasal dari siswa di tingkat pendidikan dasar dan menengah, termasuk pula siswa setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). "Titik beratnya pada program wajib belajar sembilan tahun," ujarnya.

Adapun alasan pemilihan program pemberian beasiswa, menurut Bambang, langkah ini disesuaikan dengan ide dasar pengurangan subsidi BBM. "Idenya pengalihan subdisi BBM menjadi subdisi langsung dan integral dengan pengentasan kemiskinan," ujarnya.

Lebih lanjut Bambang menyatakan, terdapat tiga kelompok kriteria siswa didik yang menjadi sasaran. Pertama, anak miskin yang duduk dibangku SD, SMP, dan SMA. Kedua, anak miskin yang mengalami kesulitan keuangan untuk melanjutkan pendidikan, dan terakhir, anak putus sekolah dengan alasan yang sama.

Terhadap rencana ini, Depdiknas akan berkonsultasi dengan DPR dalam waktu dekat. "Setelah nanti final kami akan umumkan alokasi dana dan sosialisasi melalui media massa," ujar Bambang.

Rinaldi Dorasman

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Aksi coret-coret pelajar/ murid SLTP setelah selesai Ebtanas, Jakarta, 7 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Bodi CH; K2A/062/2001; 20010704]. Gedung sekolah Assiddiqiyah yang jendelanya rusak, 26 April 2001 [Koran TEMPO/ Josua Alessandro; K1A/371/2001; 20010602].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Akan Memantau Situasi Pasca-Kenaikan BBM
Harga Minyak Tanah di Surabaya Naik 50 Persen
Tarif Angkutan Naik 7-10 Persen
Jelang Kenaikan Harga Permintaan BBM Melonjak
Pemerintah Siap Jawab Hak Angket DPR
Sopir Angkot Kupang Mogok
Pelajar di Palembang Keluhkan Kenaikan Tarif Angkot
Harga Sembako Merangkak Naik
Bank Indonesia Kemungkinan Naikkan Suku Bunga Akibat BBM
Premium Naik Jadi Rp 2.400
> selengkapnya...


Referensi

Jalan Panjang Ujian Negara
Sebuah Hajat dengan Seribu Kebijakan

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Departemen Pendidikan Nasional
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data