Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

KPUD Sleman Terpaksa Utang
Minggu, 27 Pebruari 2005 | 22:40 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Meski Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sudah turun, namun Komisi Pemilihan Umum Daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta belum bisa melakukan tahapan-tahapan pemilihan. Sampai saat ini, mereka belum mendapatkan dana baik dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) maupun negara (APBN).

Semangat KPUD untuk segera bekejar cukup tinggi. KPUD Kabupaten Sleman misalnya, terpaksa mengajukan pinjaman sebesar Rp 300 juta kepada Bupati Sleman agar segera bisa memulai pekerjaannya. "Kami sudah mengajukan bon pinjam sebesar Rp 300 juta kepada Bupati," ujar Ketua KPUD Sleman Abdul Haris.

Haris menerangkan, KPU Sleman telah mengajukan anggaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah, yang rencananya akan diadakan pada Juni, sebesar Rp 12,4 milyar. Dana itu untuk pelaksanaan mulai dari pendataan pemilih, sosialisasi, cetak kertas suara dan formulir, pengamanan. Namun sampai saat ini, dana itu belum ada yang turun.

Menurut Haris, dia dan rekan-rekannya telah melakukan koordinasi dengan kecamatan guna membentuk panitia pemungutan tingkat kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS). Tetapi untuk tugas yang membutuhkan dana seperti sosialisasi dan pembuatan formulir, belum bisa kami lakukan. "Dana pinjaman akan kami gunakan untuk ini," ucapnya menambahkan.

KPUD Sleman kini sedang menyusun rancangan regulasi untuk pelaksanaan pemilihan. Regulasi itu meliputi soal pemilih, pencalonan, kampanye, uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) hingga pelantikan bupati terpilih. Setidaknya, kata Haris, KPUD Sleman akan membuat sebanyak 26 aturan tentang pemilihan.

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Yogie SM memperlihatkan cincinnya pada acara pelantikan Gubernur Jawa Barat, R Nuriana di Gedung Merdeka, Bandung, 1993. [TEMPO/ Ida Farida; 16D/319/1993; 20020731]. Gubernur baru NTB Drs H. L. Serinata dan Wakil Gubernur Drs. H.B. Thamrin Rayes mengucapkan sumpah janji saat dilantik  Mendagri Hari Sabarno di DPRD NTB, Senin 1/9/2003. Mereka terpilih untuk periode 2003-2008 mengantikan Gubernur lama Drs. H. Harun Alrsayid dan wakilnya H. Syahdan SH, SP, MBA, MM
[TEMPO/Taufik Subarkah; Digital Image; 20030901]
Yogie SM
Gubernur NTB
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PDIP DIY Pasang Mantan Bupati untuk Pilkada
Hasyim Melarang Pengurus Anshor Merangkap Di Parpol
Mendagri Pastikan Tidak Ambil Alih Persoalan Daerah
PKS Calonkan Irwan Prayitno Jadi Gubernur Sumatera Barat
Pilkada Depok, PKS Jajaki Koalisi dengan Partai Lain
PKS NTB Calonkan Birokrat di Jakarta Ikut Pilkada
Pilkada di Aceh Ditunda
PDIP Umumkan Tiga Bakal Calon Bupati Ogan Komering Ulu
Biaya Pilkada di Bandung Rp 10 Ribu Setiap Pemilih
Pendaftaran Calon Wali Kota Depok Dibuka Akhir April
> selengkapnya...


Referensi

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2005
PP RI No. 151 Tahun 2000 Tentang Tatacara Pemilihan, Pengesahan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
PP RI No. 109 Tahun 109 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
> selengkapnya...

Website

Komisi Pemilihan Umum
Departemen Dalam Negeri
Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Ferrari Akan Nomorduakan Raikkonen
Sidang Penentuan Awal Ramadan Minggu
Gubernur Lalu Serinata dan Tiga Pimpinan Dewan Dicekal
Cristiano Ronaldo Pemain Terbaik Eropa 2008
Sir Alex Siap Cetak Sejarah

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data