Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Mendagri Pastikan Tidak Ambil Alih Persoalan Daerah
Jum'at, 25 Pebruari 2005 | 22:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Dalam Negeri M Ma'ruf memastikan tidak ada persoalan daerah yang diambil
olehnya terkait pelaksanaan pemilihan kepala daerah pada Juni mendatang. "Tidak ada yang
diambil alih," katanya menjawab pertanyaan wartawan, Jum'at (25/2), di Kantor Kepresidenan.

Dalam konferensi pers di sela rapat dengan Presiden dan gubernur seluruh Indonesia di
kantor presiden, Ma'ruf mengungkapkan secara umum tidak ada gubernur yang melapor
ketidaksiapan daerahnya menghadapi pemilihan kepala daerah langsung. "Karena, pada rapat
kerja lalu sudah diputuskan daerah segera mengkonsolidasikan perangkatnya mulai dari DPRD
sampai KPUD-nya," jelasnya.

Mengenai daerah-daerah yang rawan konflik, pemerintah memberikan perhatian yang serius.
Pemerintah bahkan berencana membentuk tim khusus yang bertugas ke lapangan guna memeriksa
dan membuat peta situasi di daerah tersebut.

Ma'ruf menjelaskan dalam pertemuan, Presiden Yudhoyono meminta agar Departemen Dalam Negeri
melakukan pertemuan dengan departemen-departemen teknis terkait untuk menyelaraskan
pelaksanaan peraturan perundang-undangan, termasuk UU No.32/2004 tentang Pemerintah Daerah.

Menyangkut anggaran pemilihan, pemerintah akan menggunakan UU No.17/2003 sebagai
alternatif pemecahan masalah sambil menunggu selesainya pembahasan APBN oleh Departemen
Dalam Negeri dan Departemen Keuangan.Dalam pertemuan itu, Presiden juga menekankan agar setiap gubernur menjaga stabilitas
daerahnya terkait pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan kenaikan BBM.

Sunariah-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Yogie SM memperlihatkan cincinnya pada acara pelantikan Gubernur Jawa Barat, R Nuriana di Gedung Merdeka, Bandung, 1993. [TEMPO/ Ida Farida; 16D/319/1993; 20020731]. Gubernur baru NTB Drs H. L. Serinata dan Wakil Gubernur Drs. H.B. Thamrin Rayes mengucapkan sumpah janji saat dilantik  Mendagri Hari Sabarno di DPRD NTB, Senin 1/9/2003. Mereka terpilih untuk periode 2003-2008 mengantikan Gubernur lama Drs. H. Harun Alrsayid dan wakilnya H. Syahdan SH, SP, MBA, MM
[TEMPO/Taufik Subarkah; Digital Image; 20030901]
Yogie SM
Gubernur NTB
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PKS Calonkan Irwan Prayitno Jadi Gubernur Sumatera Barat
Pilkada Depok, PKS Jajaki Koalisi dengan Partai Lain
PKS NTB Calonkan Birokrat di Jakarta Ikut Pilkada
Pilkada di Aceh Ditunda
PDIP Umumkan Tiga Bakal Calon Bupati Ogan Komering Ulu
Biaya Pilkada di Bandung Rp 10 Ribu Setiap Pemilih
Pendaftaran Calon Wali Kota Depok Dibuka Akhir April
PKS Umumkan Tiga Bakal Calon Wakil Wali Kota Depok
Depdagri Berharap Dana Pilkada Cair Medio Maret
Solo Rampingkan Jumlah TPS
> selengkapnya...


Referensi

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2005
Keppres RI No. 10 Tahun 2001 Tentang Pelaksanaan Otonomi Daerah Di Bidang Pertanahan
UU RI No.25 Thn.1999 Tentang Pertimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah
> selengkapnya...

Website

Komisi Pemilihan Umum
Departemen Dalam Negeri
Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data