Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Depkes Kembali Turunkan Harga Obat Esensial Generik
Jum'at, 25 Pebruari 2005 | 13:10 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Departemen Kesehatan kembali mengumumkan penurunan harga 14 jenis obat esensial generik yang terdiri atas 17 kemasan dalam kisaran 10 persen-30 persen dari sebelumnya. Hal ini merupakan langkah lanjutan setelah sebelumnya, pada 5 Januari 2005, pemerintah menurunkan harga 19 jenis obat esensial generik dalam 29 kemasan, 10 persen - 50 persen.

"Ini dilakukan agar obat esensial generik lebih dapat dijangkau masyarakat," ujar Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, dalam jumpa pers di Gedung Departemen Kesehatan, Jumat (25/2). Langkah selanjutnya, pemerintah mengagendakan menurunkan harga obat generik bermerek yang di luar Daftar Obat Nasional (DON). "Kecuali obat yang masih paten lainnya," ujarnya lagi.

Menurutnya, terdapat dua pertimbangan dalam penetapan harga ini. Pertama, bahan baku obat yang semula hanya berasal dari Eropa, tapi kini sudah bisa didapat dari Cina dan India dengan mutu terjamin dan harga relatif murah.

Kedua, semakin efisiennya biaya produksi sampai dengan biaya distribusi industri farmasi. "Tapi tetap saja mempertimbangkan tingkat keuntungan wajar dan kesanggupan industri farmasi untuk tetap memproduksi obat generik. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediannya," katanya.

Penetapan harga tersebut sendiri, mulai berlaku dengan jeda dua bulan terhitung sejak surat keputusan Menteri Kesehatan RI mengenai penurunan harga ini diterbitkan. Tingkat harga ini, akan berlaku sepanjang 2005 sampai apa penetapan kembali. "Jeda waktu dua bulan ini, untuk sosialisasi. Karena menurut pengalaman sebelumnya, sosialisasi tidak cukup dilakukan dalam satu bulan saja," katanya.

Rinaldi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Seorang ibu sedang menjalani terapi di klinik Neuropsikiatri dan Revitalisasi (sekolah stroke) binaan Dr. Hermawan Suryadi, Sps di Kemanggisan, Jakarta, 22 Februari 2002. [ TEMPO/ Bagus Indahono; K7A/213/2002; 20020511 ]. Seorang penderita sroke sedang menjalani terapi di klinik Neuropsikiatri dan Revitalisasi (sekolah stroke) binaan Dr. Hermawan Suryadi, Sps di Kemanggisan, Jakarta, 22 Februari 2002. [ TEMPO/ Bagus Indahono; K7A/213/2002; 20020511 ].
Stroke
Stroke
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

DPRD: Pendataan Orang Miskin Harus Akurat
Warga Buyat Cabut Gugatan Terhadap Menteri Kesehatan
Penyakit PEKAT Sulit Diberantas
Presiden Canangkan Pemberantasan Sarang Nyamuk Nasional
Presiden Himbau Aparat Lakukan Pemberantasan DBD
Pemerintah Targetkan Demam Berdarah Berakhir Maret
Dana Logistik Pemberantasan DBD Tidak Bisa Cair Sampai April
Demam Berdarah Renggut Nyawa 2 Kakak-Adik
Pengobatan Gratis DBD Tidak Ada Hambatan
Satu Pasien DBD Meninggal di Tangerang
> selengkapnya...


Referensi

Penjelasan Menteri Kesehatan Tentang Praktek Kedokteran (Termasuk Malapraktek)
Baku Tuding Malapraktek
Trend CDR dan SR TB Paru (1997-2003)
UU RI No.9 Thn.1960 Tentang Pokok - Pokok Kesehatan
PP RI No.39 Thn.1995 Tentang Penelitian Pengembangnan Kesehatan
PP RI No.32 Thn.1996 Tentang Tenaga Kesehatan
Sebaran Demam Berdarah Dengue 1968 - 2003
Rabies di Indonesia 1998 - 2003
Cakupan Pengobatan Massal
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Badan Pengawas Obat dan Makanan
Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Penumpang Pesawat Spanyol Ceritakan Keajaiban
Wakil Gubernur Bahas Bantar Gebang dengan Bekasi
Alokasi Anggaran Daerah Dinilai Terlalu Kecil
Star Trek di Konsol Game
Sony Perkenalkan PS3 160 Gigabita

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data