Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Presiden Diduga Mengintervensi PPP
Kamis, 24 Pebruari 2005 | 21:28 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Salah satu Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan, Khafid Maksum, menduga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berada di balik acara silahturahmi nasional yang digelar sebagaian pengurus partainya. "All out-nya tiga menteri dari PPP sebagai indikasi campur tangan SBY. Ini terjadi juga di Golkar. Targetnya supaya pemerintahan tidak terganggu,” kata Khafid kepada wartawan di Surabaya, Kamis (24/2) sore.

Tiga menteri dari PPP yang aktif mendukung silaturahmi nasional adalah Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Menteri Bandan Usaha Milik Negara Sugiharto, dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Surya Dharma Ali. Selain itu, menurut Khafid, Usamah Hisyam yang menjadi Ketua Silaturahmi Nasional adalah orang dekat SBY.

"Saya ingatkan kepada SBY, tolong jangan campuri urusan partai," kata Khafid usai memberikan pengarahan dalam acara halaqah alim ulama Dewan Pimpinan Wilayah PPP Jawa Timur di Surabaya. Khafid menyatakan tidak menuduh, namun ada tanda-tanda bahwa SBY mau mengintervensi partai politik di Indonesia. Ia mencontohkan, Partai Golkar yang awalnya vokal terhadap pemerintah di DPR, sekarang sudah berubah.

Pernyataan Khafid itu muncul setelah ada pertanyaan warga PPP, apakah keterlibatan tiga menteri di silaturahmi nasional adalah keterlibatan SBY sebagai Presiden untuk menguasai PPP. "Saya kira pertanyaan ini sebagai dugaan, saya kira benar juga. Lewat forum ini saya katakan SBY tidak (usah) terlalu mencampuri urusan partai, biarkan partai ini lebih dewasa mengembangkan prinsip-prinsip perjuangan partai," kata dia.

Juru Bicara Kepresidenan Andi Malarangeng membantah adanya intervensi Presiden terhadap PPP. Menurut dia, datangnya anggota kabinet dalam silaturrahmi nasional PPP tak bisa diartikan sebagai campur tangan Presiden di tubuh partai.

"Surya Dharma Ali itu kan orang PPP. Tidak ada istilah dukung mendukung dan segala macamnya. Yang penting dilakukan demokratis, selesai," kata Andi, saat ditanya soal keterlibatan tiga menteri dalam silaturahmi PPP.

Para pimpinan PPP terbelah dalam menyikapi pelaksanaan silaturahmi nasional yang digelar Gerakan Pemuda Kabah di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, 25-27 Februari ini. Silaturahmi ini dilakukan bagi kader partai untuk membicarakan persoalan partai setelah terpuruk pada pemilu lalu. (Adi Mawardi/Jalil Hakim/Abdul Manan)


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Tidak Intervensi PPP
PPP NTB Tolak Silaturahmi Nasional
Wacana KLB Mungkin Dibahas dalam Silaturahmi Nasional PPP
Yunus Yosfiah Yakin Silaturahmi Pemuda Kakbah Tidak Sukses
Rapat DPP PPP Diwarnai Bentrokan
Sekretaris PPP: Tidak Benar Semua Usulan Bachtiar Hamzah Ditolak
Hamzah: Enam Bulan Gagal, Pengurus Baru Mundur Saja
Bachtiar Chamsyah Tolak Susunan DPP PPP
Tim Formatur PPP Terbentuk
Hamzah Haz Kembali Menjabat Ketua Umum DPP PPP
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data