Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

15 Ribu Orang Meninggal Setiap Tahunnya Akibat Narkotika
Kamis, 24 Pebruari 2005 | 11:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: 15 ribu orang meninggal per tahun, akibat mengkonsumsi narkotika, atau 1,5 persen dari jumlah pecandu yang berhasil disurvai Badan Narkoba Nasional (BNN).

"Dari hasil survai terakhir yang dilakukan BNN, pada 2004 terdata 1,5 persen dari jumlah penduduk atau 3,2 juta orang adalah pecandu narkoba," kata Ketua BNN, Makbul Padmanegara, di Gedung MPR/DPR dalam rapat dengar pendapat dengan komisi III, Kamis (24/2). Menurut Makbul, survai dilakukan di 10 kota besar. Dari data responden sebanyak 69 persen merupakan kelompok teratur pakai dan 31 persen kelompok pecandu.

Dari hasil survei yang sama, Makbul mengatakan komsumsi narkoba pertahun dari pecandu, Rp 11,3 triliun.

Menurut Makbul, selama ini yang membuat narkoba terus merajalela karena lemahnya penegakan hukum. UU yang ada saat ini tidak mampu memberikan efek jera, karena dalam peraturan belum ada perbedaan yang jelas antara penyalahguna sebagai korban dan penyalahguna sebagai pelaku. Selain itu, belum ada sanksi hukum bagi pelaku perdagangan gelap.

Peraturan yang dimaksud Makbul diantaranya UU No. 5 tahun 1997 tentang psikotropika, UU No. 22 tahun 1997 tentang narkotika serta Keppres No. 17 tahun 2002 dan Inpres No. 3 tahun 2002.

Selain itu, menurut Makbul, pengakan hukum yang lemah dimanfaatkan oknum penegak hukum dengan mencari celah-celah dari substansi hukum. Disamping itu, katanya, lambatnya eksekusi mati tidak menjadi momentum bagi masyarakat dalam menciptakan efek jera.

Berdasarkan data BNN, kata Makbul, kasus narkoba meningkat 28,9 persen antara 2000-2004. Pada 2000 tercatat 3.478 kasus dan pada 2004, 8.401 kasus.

Yuliawati

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ir Samiton Pangellah/ pengusaha keturunan cina yang memiliki beberapa yayasan rehabilitasi pecandu narkoba bersama beberapa pecandu narkoba yang menjalani rehabilitasi pada Yayasan miliknya di Jakarta, Selasa, 22 Oktober 2002. [TEMPO/ Nirfan Rifki; Digital Image; 20021225] Gelar barang bukti alat pembuat ekstasi dan senjata api dengan seorang petugas kepolisian menunjukkan sejumlah pil ekstasi dan seperangkat alat pembuat ekstasi beserta bahan-bahannya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, 7 April 2003. [TEMPO/ Rendra; K14A/340/2003; 20030515].
Ir Samiton Pangellah
Barang Bukti Senjata dan Alat Pembuat Ekstasi
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Membawa 3,2 Kg Ganja, Warga Aceh ditangkap
Pecandu Jakarta Mengonsumsi Narkoba Umur 9 Tahun
Pemeriksaan Rambut dan Kuku Adiguna Selesai
Polisi Tangkap Pengedar Ganja
Polda Metro Jaya Belum Terima Hasil Pemeriksaan Kuku dan Rambut Adiguna
Taman Sari Dan Kota Bambu Tempat Pemasaran Narkoba
Pemilik Ratusan Pil Ekstasi Divonis 11 Tahun Penjara
Kodam Sriwijaya Pecat Tujuh Personilnya
Hari Ini Telkom Pasang Fasilitas Telepon Darurat di Aceh
Tahun 2004 Meningkat Pengedar Narkoba Oleh Oknum Polisi
> selengkapnya...


Referensi

Kronologis Eksekusi Ayodya
Daftar Istilah Narkoba dan HIV/AIDS
UU RI No.22 Thn.1997 Tentang Narkotika
PP RI No.1 Thn.1980 Tentang Ketentuan Penanaman Papaver, Koka, Dan Ganja
Inpres RI No.3 Thn.2002 Tentang Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika , Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif Lainnya
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Badan Intelijen Negara
Badan Narkotika Nasional
Informasi Narkoba
Situs Anti-Narkoba Polda Metro Jaya
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data