Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Indonesia-Singapura Perluas Kerja Sama Antaruniversitas
Rabu, 23 Pebruari 2005 | 21:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dan pemerintah Singapura sepakat melakukan perluasan kerja sama antaruniversitas dan sekolah. Hal ini terungkap dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang kerja sama antara Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Nanyang Technological University Singapura di Graha Depdiknas, Rabu (23/2).

"Saya telah mengadakan pembicaraan selama satu jam dengan Menteri Pendidikan Singapura sebelum acara ini. Kami sepakat perlunya perluasan kerja sama ini," ujar Bambang Sudibyo, Menteri Pendidikan Nasional, seusai penandatanganan MoU

Menurut Bambang, perluasan ini dilakukan dengan lebih memperbanyak universitas dan sekolah kedua negara yang menjalin kerja sama. Sebanyak enam universitas di Indonesia yang telah berstatus badan hukum milik negara akan menjalin kerja sama dengan tiga universitas di Singapura.

Sedangkan untuk tingkat pendidikan menengah, sebanyak 10 sekolah terbaik di Indonesia akan bekerja sama dengan 10 sekolah menengah terbaik di Singapura. "Di samping itu, kami akan mencoba bereksperimen dengan melibatkan dua sampai lima sekolah dasar di kedua negara untuk masuk desain kerja sama ini," ujar Bambang lagi.

Terdapat beberapa bentuk kerja sama yang menurut Bambang potensial untuk dilakukan, antara lain pertukaran pelajar, faculty exchange, twinning program, dan kerja sama dalam penelitian.

Bambang menambahkan, berbagai kerja sama ini akan dilakukan dalam waktu dekat. Pembicaraan lanjutan mengenai kerja sama kedua negara akan dilakukan dalam pertemuan antarmenteri tingkat ASEAN di Hanoi, Vietnam, bulan depan. Ide pokok kerja sama akan ditelurkan di sana. Namun, penyusunan desain dilakukan atas kesepakatan antarlembaga pendidikan sendiri. Menteri nantinya hanya memberi payung," ujar Bambang.

Rinaldi - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Aksi coret-coret pelajar/ murid SLTP setelah selesai Ebtanas, Jakarta, 7 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Bodi CH; K2A/062/2001; 20010704]. Gedung sekolah Assiddiqiyah yang jendelanya rusak, 26 April 2001 [Koran TEMPO/ Josua Alessandro; K1A/371/2001; 20010602].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Anggaran Pendidikan Kota Solo Hanya 2,5 Persen
Permukaan Sungai Cisadane Mulai Meninggi
Kompetisi Sekolah Lingkungan Resmi Dibuka
22,67 Persen Siswa di Kota Malang Diprediksi Tidak Lulus Ujian Nasional
Depdiknas Bantah Keluarkan Berbagai Versi Draf RUU BHP
Mahasiswa Aceh Barat Resah
Pola Sumbangan Pendidikan Jatim Jadi Model Nasional
Penyelenggara Pendidikan Khawatir RUU Baru
DPR Akan Undang Rektor Bahas RUU PTS
Suplai Air di Jakarta Pusat Akan Ada Gangguan
> selengkapnya...


Referensi

Jalan Panjang Ujian Negara
Sebuah Hajat dengan Seribu Kebijakan

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data