|
Nasional
434 Orang Asal Aceh Batal Berangkat Haji
Rabu, 23 Pebruari 2005 | 21:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sebanyak 434 anggota jemaah haji dan tujuh orang petugas batal diberangkatkan ke Arab Saudi pada musim haji kemarin. Pembatalan ini disebabkan oleh beberapa hal. "Ada yang meninggal atau keluarganya meninggal sehingga batal berangkat, dan tidak melapor," ujar Taufik Kamil, Direktur Jenderal Bimas Islam dan Penyelenggaraan Haji Departemen Agama, di sela rapat dengar pendapat dengan Komisi Agama, Sosial, dan Pemberdayaan Perempuan DPR di Jakarta, Rabu (23/2).
Untuk itu, kata Taufik, ongkos haji orang yang batal berangkat dikembalikan ke rekening masing-masing. "Tanpa potongan," ujarnya kepada Tempo. Sedangkan yang tidak mengambil ongkos hajinya akan diprioritaskan untuk diberangkatkan pada musim haji tahun depan.
Departemen Agama sendiri memberangkatkan 2.960 anggota jemaah haji asal Aceh pascatsunami. Mereka diberangkatkan dalam sembilan kelompok terbang (kloter) dari tanggal 7 sampai 15 Januari lalu secara berturut-turut.
Mereka diberangkatkan melalui Bandara Polonia Medan, sehingga harus diangkut menuju Asrama Haji Embarkasi Medan. Adapun Asrama Haji Embarkasi Aceh tidak berfungsi karena bencana tsunami. Begitu pula Bandar Udara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh.
Sebelum bencana, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Aceh telah memberangkatkan 2.222 orang anggota jemaah haji dan 35 orang petugas haji dalam tujuh kloter. Namun, setelah bencana, seluruh operasional di Embarkasi Aceh berhenti total.
Ami Afriatni-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Jamaah Haji Indonesia mengambil air wudhu, Saudi Arabia. [TEMPO/ Agus Basri; 17D/207/93; 20010409].](/hg/photostock/2005/01/31/s_haji3_high_thumb.jpg) |
![Rombongan jemaah haji Indonesia saat baru tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Januari 2002. [TEMPO/ Awaluddin R; Digital Image; 20030205].](/hg/photostock/2005/01/26/s_AW03020418_high_thumb.jpg) |
|
|
| Jamaah haji Di Bandara King Abdul Aziz
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|