Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Adrian Waworuntu Jadi Saksi Persidangan Pelanggaran Kode Etik Polisi
Rabu, 23 Pebruari 2005 | 10:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Hari ini, Rabu (23/2) Adrian Waworuntu tersangka pembobol BNI sebesar Rp 1,7 triliun hadir di Kantor Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri. Kehadiran Adrian kali ini adalah sebagai saksi dalam pelanggaran kode etik dan profesi yang dilakukan Bambang Premantoro.

Bambang Premantoro adalah salah satu tim penyidik untuk kasus pembobolan BNI. Dalam persidangan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan kemarin, Selasa (22/2) Jaksa Penuntut Umum menganjurkan agar Adrian dihadirkan untuk menjadi saksi dalam persidangan pelanggaran kode etik dan profesi kepolisian.

Adrian datang pada pukul 09.05 WIB dan langsung masuk ke kantor Bareskrim. Tempo yang mencoba mewawancarainya tidak diperkenakan petugas keamanan.

Erwin Dariyanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Direktur Utama Bank BNI, Saifuddien Hasan pada acara launching produk BNI  terbaru yaitu BNI Investement yang merupakan hasil kerja sama antara Bank BNI dan BNI Securities di gedung BNI '46 di Jl. Sudirman, Jakarta, 25 Oktober 2002. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K11A/167/2002; 20021209]. Direktur Utama Bank BNI, Saifuddien Hasan dan  Direktur Utama BNI Securities, Suryo Danisworo berbincang- bincang usai acara launching produk BNI  terbaru yaitu BNI Investement yang merupakan hasil kerja sama antara Bank BNI dan BNI Securities di gedung BNI '46 di Jl. Sudirman, Jakarta, 25 Oktober 2002. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K11A/167/2002; 20021209].
Saifuddien Hasan
Suryo Danisworo dan Saifuddien Hasan
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Adrian Dituntut Seumur Hidup
Polisi Penerima Suap Adrian Waworontu Akan Dibebastugaskan
Adrian Tolak Disebut Tokoh Kunci dalam Kasus Pembobolan BNI
Hakim Minta Jaksa Segera Sita Aset Adrian
Bank DKI Keluarkan Miliaran Rupiah Untuk Perbaiki Sistem TI
Polisi Ungkap Pembobolan Bank dengan Modus Baru
Hakim Tetapkan Aset Adrian Waworuntu sebagai Barang Sitaan
Berkas Pembobolan BNI Pondok Indah Sudah P21
Adrian Laporkan Rudy Ke Polda
Ismoko Terima Putusan Sidang Kode Etik
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 32 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. BNI Tbk Dalam Rangka Program Rekapitalisasi Bank Umum
PP RI No. 52 Tahun 1999 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI ke Dalam Modal Perusahaan Perseroan (Persero) PT. BNI Tbk, Perusahaan Perseroan (Persero) PT. BRI, Perusahaan Perseroan (Persero) PT. BTN, dan Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Bank Ma

Website

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Bank Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data