Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Mabes Polri Belum Tahu Penyebab Jatuhnya Pesawat
Selasa, 22 Pebruari 2005 | 12:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Markas Besar Polri belum memperoleh laporan penyebab jatuhnya pesawat Cassa-212-200-PP 2032 di Papua. Kecelakaan Selasa (22/2) pagi yang merenggut nyawa 15 orang (dari Papua dilaporkan 14 orang meninggal) dan tiga lainnya kritis, ketika pesawat hendak mendarat di Bandara Sarmi.

Wakil Kepala Divisi Humas Markas Besar Polri Brigjen Polisi Soenarko mengatakan, tim gabungan masih menyelidiki sebab-sebab kecelakaan. “Kami belum bisa menjelaskan lebih lanjut mengenai penyebab kecelakaan," katanya, Selasa (22/2).

Dia menambahkan bahwa pesawat milik Markas Besar Polri yang berada di bawah kendali operasi Polda Papua. Berdasarkan hasil identifikasi polisi, empat orang yang meninggal kru pesawat dan 11 orang penumpang.

Sedangkan tiga orang yang dinyatakan dalam keadaan kritis masing-masing adalah Suradi, Said, dan Imel. Mereka dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara. Lokasi kejadian sekitar 500 meter dari bandara.

Pesawat jatuh sedalam dua meter di bawah permukaan air laut. “Lokasi kejadian dekat bandara memudahkan tim penolong melakukan evakuasi,” kata Soenarko di Jakarta, Selasa (22/2).

Dari Surabaya Kepala Polri Jenderal Dai Bachtiar menyatakan, pihaknya sudah membentuk tim untuk menyelediki peneyebab jatuhnya pesawat. "Kita belum tahu penyebab kecelakaan itu, kita masih bentuk tim untuk menyelidiki penyebabnya," ujar Da'i seusai menghadiri Serah Terima Jabatan Kepala Staf Angkatan Laut, Selasa (22/2).

Da'i, mengaku sudah mendapat laporan tentang
kecelakaan pesawat itu. Pesawat itu jatuh ketika akan
melakukan pendaratan di Bandara Sarmi. Namun belum
diketahui apakah pesawat itu jatuh saat di atas laut
atau 500 meter di ujung landasan. Pesawat itu
berangkat dari Bandara Sentani Jayapura menuju ke
Sarmi. "Kemungkinan mesin pesawat mendadak mengalami
kerusakan," paparnya.

Erwin Daryanto/Adi Mawardi-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh  dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]



Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh di dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]
Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polri Bentuk Tim Menyelidiki Penyebab Jatuhnya Cassa 212
Permukaan Sungai Cisadane Mulai Meninggi
Kompetisi Sekolah Lingkungan Resmi Dibuka
Empat Departemen Tertibkan Bisnis Militer
Pesawat Jatuh di Papua, 14 Orang Tewas
Hasil Investigasi Tak Dapat Dijadikan Barang Bukti
Bandara Ahmad Yani Kembali Normal
DPR: Ada Ketidakberesan Dalam Industri Penerbangan
Angin Diduga Gelincirkan Pesawat Mandala
Mandala Air Tergelincir, 92 Penumpang Selamat
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan

Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
Lion Air


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data