|
Nasional
Dua Mantan Presiden AS Kunjungi Aceh
Minggu, 20 Pebruari 2005 | 15:57 WIB
TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Dua mantan presiden Amerika Serikat, George Bush dan Bill Clinton, Minggu (20/2) siang tadi tiba di Lampuuk, Kecamatan Lok Ngah, Aceh Besar, untuk mengunjungi pengungsi serta berdialog dengan tokoh masyarakan Aceh dan lembaga swadaya masyarakat.
Bush dan Clinton tiba dengan helikopter T-860 Chynox sekitar pukul 11.50 WIB. Tiga buah helikopter tersebut turun di tengah jalan, di tenga reruntuhan puing akibat gelombang tsunami. Ikut juga dalam rombongan, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab dan Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda, serta sejumlah wartawan asing.
Bush dan Clinton langsung berdialog dengan para pengungsi yang tinggal di tenda-tenda. Kepada para pengungsi, Clinton dan Bush berjanji akan membangun kembali daerah tersebut. Mereka juga berjanji melakukan penghijauan di Lampuuk dengan menanam pohon buah dan tanaman lain yang cocok di pesisir pantai, sebelum ditempati oleh masyarakat.
Selain itu, dua mantan preisden itu juga menyatakan akan membuka sumur-sumur untuk memasok air bersih serta membangun kembali rumah-rumah warga.
Kepada Bush dan Clinton, warga mengatakan ingin kembali ke Lampuuk karena masih banyak kebun dan sawah yang bisa dikerjakan sebagai sumber penghasilan. “Seratus persen masyarakat kami ingin kembali,” sebut Hasballah, seorang warga saat berdialog dengan Bush.
Dialog juga dilakukan dengan tokoh masyarakat Aceh seperti Wali Kota Banda Aceh, Mawardi Nurdin, tokoh lingkungan Aceh Umam Hamid, dan tokoh-tokoh LSM nasional maupun internasional di Aceh.
Kepada wartawan, Bush dan Clinton mengatakan, masyarakat AS telah menyumbang $400 juta kepada korban tsunami Aceh, sedangkan pemerintah AS telah mengucurkan dana $950 juta ke Aceh, juga bantuan transportasi dan peralatan pembersihan air.
Bush dan Clinton berada di Aceh hanya sekitar 45 menit, kemudian kembali ke kapal USS McHenry yang ada di perairan Aceh. Rencananya, mereka akan menuju ke Sri Lanka untuk melihat korban tsunami di sana. (Adi Warsidi)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|