|
Nasional
Ribuan Pengungsi Mencari Kerja ke Lembaga Internasional
Jum'at, 18 Pebruari 2005 | 19:11 WIB
TEMPO Interaktif, Banda Aceh: Sejak menggelar Program Pelayanan Tenaga Kerja Penduduk Nanggroe Aceh
Darussalam (Employment Service for the People of Nanggroe Aceh Darussalam/ESPNAD),
lembaga tenaga kerja dunia (ILO) menerima sekitar 3 ribu pencari kerja selama seminggu
sejak dibuka.
Menurut Peter Van Rooij, juru bicara ILO di pendopo Gubernur NAD, Jumat
(18/2), dari jumlah itu sebanyak 2.400 diantaranya adalah tenaga kerja dengan
keahlian tertentu. "Sisanya, mereka yang bersedia melakukan pekerjaan padat
karya, seperti membersihkan jalan, membangun jalan," kata Van Rooij.
Beroperasi sejak 7 februari lalu, ILO yang bekerjasama dengan Dinas Tenaga
Kerja Provinsi NAD, mulai melakukan pendaftaran tenaga kerja. Iklan-iklan
lowongan kerja ini, memang sempat Tempo saksikan tertempel di beberapa
lokasi pengungsian di Banda Aceh dan sekitarnya.
Menggunakan gedung Balai Latihan Tenaga Kerja Banda Aceh, ILO melakukan
pengumpulan data pencari kerja. Di lokasi ini pula, selama proses
pendaftaran, para pencari kerja terlatih akan dites untuk memastikan bahwa
mereka bisa disalurkan ke tempat yang tepat sesuai keahliannya.
Sejak 9 Februari lalu, tercatat mereka yang punya keahlian sebagai tukang
kayu, tukang batu, listrik, tukang cat berdatangan mendaftarkan diri. "Ada
juga ahli mekanik, sekretaris, penerjemah, senior program officer," kata
Van Rooij. "Dalam satu hari kemrin, bahkan yang mendaftar sampai 700 orang,"
lanjut Van Rooij.
Sebagai bagian dari program pemulihan dan rekonstruksi di NAD pascatsunami,
menurut Van Rooij, selain melakukan registrasi dan penyaluran tenaga kerja,
ILO juga melakukan bantuan pelatihan dan bantuan teknis kepada usaha kecil
dan menengah. "Agar mereka bisa beroperasi lagi, menyerap tenaga kerja dan
bangkit dari keterpurukan," kata Van Rooij. Sejalan dengan berbagai upaya
ini, menurut Van Rooij, ILO juga melakukan program perlindungan bagi anak-
anak, program untuk remaja dan pemberdayaan perempuan.
Agus Hidayat - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|