|
Nasional
Calang Butuh Alat Medis Dan Air Bersih
Kamis, 17 Pebruari 2005 | 17:52 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Para pengungsi korban tsunami yang berada di Kabupaten Aceh Jaya sangat membutuhkan
bantuan sarana air bersih dan alat kesehatan. Hampir semua sumur yang terdapat di lokasi
pengungsian, airnya tidak dapat digunakan karena bercampur lumpur dan terasa asin. Sementara
sampai saat ini, sangat minim pengadaan air bersih untuk air minum. Praktis air minum
cenderung berasal dari kemasan air mineral.
Begitu juga halnya dengan kesehatan, walaupun sudah ada beberapa LSM asing, seperti Unicef,
Usaid, INC dan sebagainya yang membantu penanganan para pengungsi masih ditemukan
kekurangan alat medis. Beberapa hari yang lalu, lima orang penderita malaria akut terpaksa
dibawa ke Rumah Sakit di Meulaboh dan Medan, karena dalam keadaan kritis.
Penyaluran bantuan ke wilayah Aceh Jaya masih terhambat masalah transportasi. Sampai saat
ini, bantuan yang didistribusikan ke daerah Aceh Jaya masih harus melalui jalur udara dan
laut. Walaupun TNI sedang berusaha membangun jalan darurat yang menghubungi Calang dengan
Meulaboh.
Berdasarkan penelusuran Tempo Kamis (17/2), untuk mengangkat bantuan dari Pelabuhan Meulaboh menuju
Calang dengan kapal boat berbobot mati delapan ton memakan biaya mencapai Rp 4 juta sampai
Rp 5 juta.
Hambali Batubara-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|