|
Nasional
Presiden Berjanji Perjuangkan Nasib TKI Suhaidi
Senin, 14 Pebruari 2005 | 23:38 WIB
TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memenuhi permintaan keluarga Suhaidi
bin Asmawi untuk bertemu secara khusus di Wisma Duta, Kuala Lumpur, Senin (14/2).
Presiden Yudhoyono yang didampingi Duta Besar RI untuk Malaysia KPH Rusdi Hardjo
menerima kedua orangtua Adi, Aswani dan Zakiah serta adik kandung Adi, Saiful Turut juga
hadir dalam pertemuan itu koordinator Migran Care Indonesia Wahyu Susilo dan Anis Hidayah.
Dalam pertemuan yang berlangsung selama 10 menit, Presiden berjanji akan memperjuangkan
nasib Adi yang dituduh membunuh majikannya dan kini terjerat panel kode 302 Malaysia
dengan ancaman hukuman mati. "Saya akan bertemu khusus dengan Perdana Menteri untuk
membicarakan masalah ini serta meminta keringanan hukuman untuk Adi," ujar Presiden.
Dan KBRI, katanya, harus menfasilitasi keluarga Adi agar bisa bertemu anaknya secepat
mungkin.
Mendengar permintaan Presiden itu, KBRI merespon dan berjanji besok keluarga Asnawi akan
dibawa ke Penjara Sungai Buloh, Selangor untuk bertemu anaknya yang sudah mendekam
selama dua tahun di dalam penjara. Wahyu dan Anis juga berjanji akan mendampingi keluarga Asnawi dan berjuang agar hukumannya
bisa diringankan.
TH Salengke-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|