Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Anggota Dewan Minta TKI Ilegal Dilegalkan di Malaysia
Minggu, 13 Pebruari 2005 | 13:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Anggota DPR RI yang tengah berkunjung ke Malaysia meminta pemerintah setempat meninjau kembali kebijakannya memulangkan seluruh tenaga kerja ilegal.

"Kenapa tidak dilegalkan saja di sini (Malaysia). Daripada mereka dipulangkan lalu akhirnya kembali lagi ke Malaysia. Itu tidak efisien," kata Suswono, anggota Dewan dari Fraksi Keadilan Sejahtera yang mengunjungi kantong-kantong TKI di Malaysia, Minggu (13/2).

Dihubungi melalui telepon selularnya, Suswono menjelaskan, Malaysia dan Indonesia sebenarnya saling diuntungkan adanya pekerja tersebut. Para pekerja Indonesia mendapatkan penghidupannya di Malaysia dan Malaysia juga mendapat keuntungan tenaga kerja murah untuk menggerakkan pembangunannya.

Dia mencontohkan proyek sektor perkebunan kelapa sawit. Apabila sekitar 3,4 juta hektare kebun sawit rata-rata membutuhkan satu pekerja untuk dua hektare lahan, artinya Malaysia butuh sebanyak 1,8 juta pekerja.

Tenaga kerja lokal Malaysia hanya sekitar 600 ribu orang, sisanya 1,2 juta adalah pekerja asing. "Sekitar 75 persen tenaga kerja asing di Malaysia berasal dari Indonesia. Sekitar 800 ribu TKI bekerja di perkebunan Malaysia. Jadi bisa dibayangkan berapa besar pengaruhnya TKI di sana," kata Suswono.

Diungkapkannya, beberapa perkebunan Malaysia menghadapi kesulitan tenaga kerja. "Sejak pemulangan TKI banyak perkebunan terbengkalai karena tidak ada yang menggarap," ungkap Suswono dari Komisi IV yang membidangi masalah pertanian dan perkebunan di DPR RI ini.
Itulah sebabnya, kata dia, apabila TKI jelas-jelas dibutuhkan kenapa tidak lebih baik proses legalitas pekerja Indonesia diselesaikan di Malaysia. "Saya kira ini aturannya bisa dibicarakan," kata dia. Usulan ini, tambahnya, akan disampaikan kepada sejumlah pejabat pemerintah Malaysia yang akan ditemui Senin (14/2).

Agus Supriyanto-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
R Mulawarman saat memberikan kesaksian pada sidang kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita dengan terdakwa Tommy Soeharto di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Rabu, 24 April 2002. [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20020402]. Hakim menunjukkan bukti senjata api (pistol) kepada saksi R Mulawarman (kanan), Juan Felix Tampubolon (tengah) dan Tommy Soeharto pada  sidang kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita dengan terdakwa Tommy Soeharto di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Rabu, 24 April 2002. ( Senjata tersebut diduga merupakan alat yang digunakan R Mulawarman dan Noval Hadad untuk membunuh Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita pada tahun 2000). [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20020402].
R Mulawarman
Pengadilan Kasus Pembunuhan Syafiuddin
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gempa 5,7 Skla Ritcher Kembali Goyang Aceh
Anggota Dewan Inginkan Malaysia Tindak Manajemen Damansara
Dua Mayat Ditemukan dalam Mobil Mitsubishi L 300
Kasus Bunuh Diri di Gunungkidul 95 Persen dengan Cara Gantung Diri
Korban Meninggal Akibat Diare di NTT Terus Bertambah
Puluhan Pejabat Pemerintahan Purwakarta Kehilangan Jabatan
Anggota DPR Diusir Dari Kantong TKI Ilegal
Nelayan Korban Tsunami Mulai Melaut
SPP Dibebaskan, Mahasiswa Unsyiah Tetap Demo
Pengungsi di Nagan Raya Terindikasi Terkena TBC
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 1331/ Menkes / SK / X / 2002. Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kesehatan RI No.167 / KAB / B.V I I I / 1972. Tentang Pedagang Eceran Obat
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [4]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data