Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Anggota Dewan Inginkan Malaysia Tindak Manajemen Damansara
Minggu, 13 Pebruari 2005 | 12:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Anggota Dewan Perwakilan Rakyat menginginkan pemerintah Malaysia menindak tegas kontraktor PT Sri Megah Jaya. Alasannya, manajemen perusahaan itu telah menelantarkan sedikitnya 90 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di proyek pembangunan Damansara Damai Selangor.

"Penanggung jawab manajemen Damansara harus ditangkap karena kaitannya dengan pelanggaran hak kemanusiaan," ujar Suswono, anggota Dewan dari Komisi IV DPR RI yang menemui para TKI di Selangor yang dihubungi Tempo melalui telepon, Minggu (13/2).

Menurutnya, pemerintah Indonesia harusnya juga berani menekan pemerintah Malaysia untuk menindak para tauke-tauke yang tidak bertanggungjawab. "Kalau mereka (pemerintah Malaysia) mengejar-ngejar para pekerja ilegal kenapa para tauke-tauke yang memanfaatkan aman-aman saja?" tanya Sus geram.

Rombongan Suswono sempat mengunjungi lokasi TKI yang bekerja di proyek Damansara. Kendati kedatangannya ditolak, bahkan sempat diusir oleh sekelompok orang, mereka tetap mencoba mendapatkan pengakuan para TKI di lokasi tersebut.

Kalau pemerintah Malaysia masih bertindak tidak adil dengan membiarkan para tauke, kata dia, bisa menimbulkan kecurigaan dari rakyat Indonesia. "Ini bisa mengakibatkan hubungan kedua negara menjadi kurang baik," tuturnya.

Menurut dia, penyelesaian yang cepat harus segera diambil. Bentuk seperti apa? Suswono tidak menjelaskan secara konkrit.

Agus Supriyanto-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
R Mulawarman saat memberikan kesaksian pada sidang kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita dengan terdakwa Tommy Soeharto di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Rabu, 24 April 2002. [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20020402]. Hakim menunjukkan bukti senjata api (pistol) kepada saksi R Mulawarman (kanan), Juan Felix Tampubolon (tengah) dan Tommy Soeharto pada  sidang kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita dengan terdakwa Tommy Soeharto di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Rabu, 24 April 2002. ( Senjata tersebut diduga merupakan alat yang digunakan R Mulawarman dan Noval Hadad untuk membunuh Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita pada tahun 2000). [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20020402].
R Mulawarman
Pengadilan Kasus Pembunuhan Syafiuddin
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dua Mayat Ditemukan dalam Mobil Mitsubishi L 300
Kasus Bunuh Diri di Gunungkidul 95 Persen dengan Cara Gantung Diri
Korban Meninggal Akibat Diare di NTT Terus Bertambah
Puluhan Pejabat Pemerintahan Purwakarta Kehilangan Jabatan
Anggota DPR Diusir Dari Kantong TKI Ilegal
Pemeriksaan Rambut dan Kuku Adiguna Selesai
Polisi Masih Selidiki Mayat Wanita Tanpa Kepala di Bus ALS
90 TKI Bertahan di Malaysia
Menko Kesra Gelar Rapat Pemulangan TKI
Penderita Diare Penuhi Rumah Sakit di Semarang
> selengkapnya...


Referensi

Diare
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 1331/ Menkes / SK / X / 2002. Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kesehatan RI No.167 / KAB / B.V I I I / 1972. Tentang Pedagang Eceran Obat
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data