|
Nasional
Yudhyono Konsolidasikan Partai Demokrat
Minggu, 13 Pebruari 2005 | 02:05 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lagi-lagi mengingatkan agar aktivis Partai Demokrat untuk bersatu, dan menghentikan pertikaian. Dia meminta kader partai tak berselisih tajam menghadapi pemilihan Ketua Umum pada Kongres I Partai Demokrat Maret nanti.
Menurut Ketua Umum Partai Demokrat Subur Budhisantoso, Yudhyono menyampaikan hal itu dalam silaturrahmi dan konsolidasi pengurus pusat partai di Jl. Flores, Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (12/2). "Pak Yudhoyono meminta, omongnya (kader-kader partai) agar lebih dikendalikan, jangan buka-bukaan karena berarti membuka borok sendiri," ujar Subur ketika dihubungi melalui telepon, Sabtu (12/2).
Subur mengakui, silaturahmi ini juga membahas banyaknya kritikan yang diarahkan kepada pemerintahan Yudhoyono. Silaturahmi juga membahas program partai, persiapan kongres, pembaharuan program, dan penyempurnaan anggaran dasar/anggaran rumah tangga. Namun, Subur tak menjelaskan secara detail masing-masing pembahasan.
Selain Subur dan pendukungnya, silaturahmi juga dihadiri kader partai yang sebelumnya dikenal berseberangan dengan Subur. Mereka antara lain Vence Rumangkang, K.H Asidin, Jero Watjik dan Taufik Effendi. Rumengkang, belum lama ini mengadakan rapat pimpinan partai, dan memecat Budhisantoso dari ketua umum.
Pekan lalu, Yudhoyono mengumpulkan dua kubu yang bertikai di rumahnya, Puri Cikeas, Cibubur. Yudhoyono pun berkenan menjadi Ketua Dewan Pengarah Kongres mau pun di partai.
Menurut juru bicara Presiden, Andi Mallarangeng, langkah Yudhoyono ini untuk mempersatukan partai, dan tidak terjadi salah komunikasi. Menurut Andi, sebagai partai pemerintah, Partai Demokrat harus mampu mendukung kinerja pemerintah.
Badriah
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) dari Partai Golkar, Wiranto dan Salahuddin Wahid (kiri), pasangan Capres dan Cawapres dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan M. Jusuf Kalla (tengah), dan pasangan Capres dan Cawapres dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hamzah Haz dan Agum Gumelar (kanan), dalam acara dialog (debat) Capres dan Cawapres di Hotel Borobudur, Jakarta, 1 Juli 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040701]](/hg/photostock/2004/12/09/s_AB04070142_high_thumb.jpg) |
![Pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) dari Partai Golkar, Wiranto dan Salahuddin Wahid (kiri), pasangan Capres dan Cawapres dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan M. Jusuf Kalla (tengah), dan pasangan Capres dan Cawapres dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hamzah Haz dan Agum Gumelar (kanan), dalam acara dialog (debat) Capres dan Cawapres di Hotel Borobudur, Jakarta, 1 Juli 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040701]](/hg/photostock/2004/12/09/s_AB04070137_high_thumb.jpg) |
| Wiranto, Salahuddin Wahid, Susilo Bambang Yudhoyono, dll
|
|
| Wiranto, Salahuddin Wahid, Susilo Bambang Yudhoyono, dll
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|